BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Pelepasan dan Perpisahan Kelas VI SD Plus Muhammadiyah Diwarnai Ketua LKAAM Payakumbuh

 

Teks foto: Ketua LKAAM Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam kepada 61 siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh dalam rangkaian acara pelepasan dan perpisahan sekolah tersebut, Minggu 16 Juni 2024 sore.

 

 

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh
Pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh diwarnai ketua LKAAM Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam. Jagalah nama baik almamater SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh ini, di mana pun anak-anak kami melanjutkan sekolah nantinya.

Hal tersebut disampaikan ketua LKAAM (Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau) kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam kepada 61 siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Payakumbuh dalam rangkaian acara pelepasan dan perpisahan sekolah tersebut, Minggu 16 Juni 2024 sore.

Turut hadir dalam kesempatan itu, selain YB Dt. Parmato Alam, Sepriyanto Chaniago (sekretaris pimpinan daerah Muhammadiyah Payakumbuh periode 2028-2023), Yuzalmon Tanjung (pengurus Dikdasmen Muhammadiyah 2018-2023. H. Rusyirwan/H.Wan Martabak Mesir Payakumbuh selaku dewan penasehat SD Muhammadiyah.

Kegiatan pelepasan dan perpisahan tersebut, selain diramaikan oleh kepala sekolah Ali Anhar Dt. Lelo nan Panjang, Waka kesiswaan Mukhlis, seluruh majlis guru, pegawai Tata Usaha, penjaga sekolah, scurite, para orang tua murid kelas VI dan undangan lainnya.

Meriahnya acara tersebut tidak hanya pelepasan siswa kelas VI, akan tetapi juga dikemas dengan rapu oleh pantia berupa puasa sunnah arafah yang bersamaan pusanya di Padang Arafah dan diikuti oleh seluruh siswa, malai dari kelas I sampai kelas VI yang berjumlah 317 siswa.

Kemudian ada lagi menu tambahan berupa pemberian hadiah bagi siswa yang berprestasi. Setelah itu, buka bersama seluruh siswa. Dan dilanjutkan dengan parade habis magrib atau pawai obor dengan raute Simpang Kasda-Tugu Adipura-Mejid Ansyarullah dan kembali ke sekolah.

Dalam sambutannya, YB Dt. Parmato Alam menyebutkan, terimakasih kami ucapkan kepada kepala sekolah yang mengundangnya dalam acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI dan kegiatan lainnya.

Pelepasan dan perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru dalam menuntut ilmu dan mencapai cita-cita. Untuk itu apresiasi kepada pihak sekolah, semoga acara ini sukses dilaksanakan, mulai dari penyusunan kepanitian hingga ke hari ‘H’ seperti yang kita harapkan.

“Saya yakin, anak-anak kami yang lulus saat ini dan akan menyambung ke jenjang lebih tinggi lagi akan menjadi pemimpin masa depan yang hebat dan akan memberikan banyak kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa ini,”ujar YB. Dt. Parmato Alam.

Ditambahkan YB. Dt. Parmato Alam, kini salah satu mata pelajaran muatan lokal berupa adat budaya sudah masuk ke sekolah, anak-anak kami akan lebih tahu nantinya, apa itu budaya minangkabau yang sebenarnya.

Budaya minangkabau adalah kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat minangkabau dan berkembang di seluruh kawasan berikut daerah perantauan Minangkabau.

Budaya ini merupakan salah satu dari dua kebudayaan besar di nusantara yang sangat menonjol dan berpengaruh. Budaya ini memiliki sifat egaliter, demokratis, dan sintetik, yang menjadi anti-tesis bagi kebudayaan besar lainnya, nanti akan diterangkan lebih lanjut oleh guru sekolah masing-masing.

Karena itulah saya yakin lagi, bahwa anak-anak semua akan berhasil mencapai semua impian dan meraih kesuksesan yang luar biasa di masa depan, asal anak-anak semua berusaha, konsisten dan bekerja keras untuk meraihnya.

Namun, selain kesuksesan dalam hal akademis, saya ingin menekankan pentingnya memiliki karakter yang baik dalam kehidupan, sesuai dengan kebudayaan yang kita miliki.

“Kita harus memiliki keberanian dan ketulusan dalam menjalani hidup, serta memiliki rasa empati dan peduli dengan sesama, apalagi kita adalah orang minangkabau,”terang YB. Dt. Parmato Alam.

Teks foto: Kepsek SD Plus Muhammadiyah Ali Anhar Dt. Lelo nan Panjang, dalam sambutannya, Minggu 16 Juni 2024.

 

Sebelumnya, kepsek SD Plus Muhammadiyah Ali Anhar Dt. Lelo nan Panjang, dalam sambutannya, mengatakan, pelepasan siswa ini, kami merasa haru dan sedih, karena melepaskan anak-anak kita untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun sedih yang dirasakan tentu bukan sedih dalam konotasi negatif.

Maksud dan tujuan kami undang ketua LKAAM kota Payakumbuh ini, karena ada kabar gembira yakni adat budaya alam minangkabau telah menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah dan sangat erat hubungannya dengan ketua LKAAM Payakumbuh yang merupakan pucuk adat minangkabau.

“Mata pelajaran budaya alam minangkabau sudah full menjadi kurikulum mardeka, sebagai mata pelajaran muatan lokal, pelajaran budaya alam minangkabau ini ditetapkan setiap hari Kamis, siswa memakai pakaian adat, seperti baju gunting cino, pakai peci bagi siswa laki-laki,”beber kepsek Ali Anhar Dt. Lelo nan Panjang.

Anak-anak yang saya cintai, enam tahun bukanlah waktu yang singkat. Anak-anak telah melalui banyak hal bersama, belajar, bermain, dan tentunya mengalami berbagai suka dan duka.

Saya bangga melihat perkembangan anak-anak dari tahun ke tahun. Teruslah belajar dengan semangat dan jadilah anak yang berprestasi serta berbudi pekerti luhur. Ingatlah selalu pesan dan ajaran dari para guru anak-anak disini.

“Di sore yang ceria jelang malam ini, kita dapat berkumpul di sekolah tercinta untuk merayakan acara perpisahan putra putri kita, siswa-siswi kelas enam yang siap menjelang perjalanan baru mereka tak lama lagi di jenjang SMP,”tambah Ali Anhar Dt. Lelo nan Panjang. (Mal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *