BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Pasca Gempa, Aktifitas OPD Solok Selatan Difokuskan Tangani Korban Gempa

Salah satu rumah warga yang rusak akibat gempa di Solok Selatan Sumbar. Nitizen

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memutuskan untuk menghentikan seluruh kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca-gempa 5,6 SR yang melanda kawasan itu hari ini.

Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman mengatakan saat ini semua OPD fokus ke penanganan masyarakat yang jadi korban gempa secara langsung maupun tidak langsung.

Pihaknya mencatat setidaknya ada tiga Kecamatan yang terdampak yaitu Sangir Hukuman, Sangir Batanghari, dan Sangir Balai Janggo. Menurutnya, masyarakat korban gempa membutuhkan tenda darurat bagi yang rumahnya rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi.

Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Solok Selatan mencatat jumlah korban gempa mencapai 48 orang.

Menurut catatan Pusdalops PB Solok Selatan korban terdata merupakan masyarakat yang menderita luka akibat tertimpa puing bangunan. Korban luka terbannyak berasal dari Kecamatan Sangir Balai Janggo dengan jumlah 45 orang.

Gempa juga merusak 343 rumah dengan kategori ringan, sedang, dan berat. Selain itu, 4 sarana umum juga rusak seperti tempat ibadah, fasilitas kesehatan, dan sekolah. (jen)

Sumber diolah dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *