BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

PAD Pemko Bukittinggi 2022 Naik Cukup Signifikan Capai Rp 127 M

BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi berhasil meraih Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama tahun 2022 sebesar Rp 127 milyar lebih. Angka yang cukup fantastis untuk Kota Bukittinggi dan menjadi capaian tertinggi selama 10 tahun terakhir.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, penekanan yang dilakukan terhadap SKPD penghasil PAD memang dilakukan sejak awal tahun 2022. Setiap lini dikerahkan untuk memaksimalkan PAD, agar dapat dirasakan juga nantinya oleh masyarakat.

“Alhamdulillah semua usaha kita di tahun 2022 menuai hasil positif. PAD kita mencapai angka Rp 127.404.225.105,-. Capaian ini dari data Badan Keuangan, merupakan capaian tertinggi selama 10 tahun terakhir,” ungkap Erman Safar, Rabu (04/01)

Pada tahun 2012 lalu, PAD Bukittinggi berada di angka Rp 45 milyar lebih. Tahun 2013, PAD Bukittinggi naik menjadi Rp 55 milyar lebih. Tahun 2014, PAD Bukittinggi naik jadi Rp 61 milyar lebih. Tahun 2015, naik lagi menjadi Rp 66 milyar lebih. Tahun 2016 PAD terus naik ke angka Rp 71 milyar lebih.

PAD Bukittinggi tahun 2017, melejit ke angka Rp 102 milyar lebih. Tahun 2018, sempat turun menjadi Rp 101 milyar lebih. Tahun 2019 capaian PAD naik Kota Bukittinggi kembali baik ke angka Rp 111 milyar lebih. Namun karena pandemi covid pada tahun 2020, PAD turun ke angka Rp 84 milyar lebih. Tahun 2021 upaya pertumbuhan ekonomi kembali dimaksimalkan sehingga PAD hari berangsur naik ke angka Rp 91 milyar lebih.

“Di tahun 2022, terjadi peningkatan yang signifikan sebesar Rp 36 milyar lebih. Sehingga PAD kita bisa mencapai angka Rp 127 milyar lebih. Kami tentu berikan apresiasi kepada seluruh SKPD, terutama SKPD penghasil PAD, baik dari retribusi, pajak dan pendapatan lainnya. Ini tentu dapat kita tingkatkan ditahun 2023 dan tahun tahun yang akan datang,” pungkas Wako.(MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *