BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta’in (ist)

JAKARTA – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang bekerjasama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI ) secara masif, sosialisasikan Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Griya Wisata Ragunan Pasar Minggu Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Acara yang dihadiri kurang lebih 450 peserta dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua III Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kota Administrasi Jakarta Selatan, Novianto, S.H sekaligus menyabut para tamu undangan yang hadir diacara tersebut.


Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu, Musta’in yang juga sebagai narasumber I memaparkan bagaimana mekanisme kerja diluar negeri yang aman dan sesuai dengan prosedural.

“Pekerja migran Indonesia merupakan solusi mengatasi pengangguran pasca pandemi, namun ada beberapa syarat yang harus diketahui, seperti umur minimal 18 tahun, memiliki kompetensi, sehat jasmani rohani dan memiliki dokumen lengkap seperti yang di persyaratan”.

Di hadapan masyarakat Kecamatan Pasar Minggu, Jagakarsa, anggota PP, tokoh-tokoh agama, pengurus LDNU Jakarta Selatan, Pengurus PCNU Jakarta Selatan dan peserta silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pasar Minggu Pusat Madiun, Musta’in mengatakan jangan karena iming-iming gaji besar dari calo dan mafia non-prosedural para calon Pekerja Migran Indonesia melupakan prosedur yang di tetapkan oleh pemerintah.

“Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah salah satu aset terbaik bangsa, pahlawan devisa negara nomor dua setelah migas. Untuk itu mari kita bersama-sama untuk memberantas oknum-oknum penyedia layanan pemberangkatan PMI nonprosedural”.

Narasumber II dari BP2MI, Adhitya Himawan, Pengantar Kerja Ahli Muda Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia DKI Jakarta secara detail juga memaparkan materinya, sikapnya yang humoris sering membuat gelak tawa para peserta.

Sesi tanya jawab yang di pandu oleh moderator ulung Ustadz Marzuki Kiki, para peserta sangat antusias karena setiap peserta yang berani bertanya dan bisa menjawab dengan benar dapat bingkisan dan door prize dari narasumber.
Acara di tutup dengan penyerahan plakat dari PAC Pasar Minggu untuk MPC Jakarta Selatan yang di wakili Novianto dan BP2MI diwakili oleh Aditya dilanjukan foto bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *