BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Nelayan Saibi Ditemukan Meninggal Dunia

MENTAWAI- Setelah mendapat laporan kehilangan, seorang nelayan warga Desa Saliguma, Kecamatan Siberut Tengah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Oreste Saibuma (40, minggu (25/8), Tim Search and Rescue (SAR) bersama tim gabungan langsung mencari korban.

Akhirnya, Tim gabungan tersebut setelah beberapa hari melakukan pencarian berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia (27/7) di Teluk Sarabua sekira 400 meter dari lokasi diperkirakan korban hilang.

“Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban sekira pukul 08. 55 WIB, dan sekira pukul 09.00 langsung mengevakuasi korban dalam keadaan sudah meninggal dunia, ” terang Kakan Sar Mentawai, Akmal, selasa (27/8).

Lanjutnya, setelah dilakukan evakuasi korban langsuang diantarkan kepada pihak keluarga di desa Saliguma, kecamatan Siberut Tengah, ungkap Akmal.

Dimana kronologis Kejadiannya, Ditengah beberapa hari terakhir ini cuaca di perairan laut Mentawai sangat eksterm, Oreste Saibuma pergi kelaut untuk memancing ikan sabtu (24/8), namun hingga keesokan harinya si korban belum pulang ke rumah dan pihak keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian dan melaporkan kepada tim SAR dan BPBD Mentawai.

“Memang beberapa hari terakhirnya ini, cuaca di kabupaten Kepulauan Mentawai sangat ekstrem dengan angin kencang dan tingginya gelombang laut. Namun beberapa orang nelayan masih saja nekat pergi melaut, “ungkap Akmal.

Untuk itu, Dia menghimbau kepada masyarakat, terutama Nelayan sebelum melaut agar memperhatikan tanda tanda alam. Jika kondisi tidak memungkinkan jangan pergi melaut atau memancing.
” Meminta kepada masyarakat jika cuaca tidak bagus jangan melaut” pinta Akmal, mengakhiri. (DB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *