BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Melintas di Perbatasan Riau-Sumbar, Lengkapi Syarat ini Jangan Sampai Disuruh Putar Balik

PAYAKUMBUHPOS.ID -;Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan melintasi perbatasan Riau-Sumatera Barat harus melengkapi persyaratan. Jangan sampai disuruh putar balik.

Ada penyekatan di jalan lintas yang terletak di wilayah Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Rabu (11/8/2021).

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kampar, AKP. Yulihasman mengungkapkan, penyekatan sudah dimulai sejak Rabu pagi.

Penyekatan ini akan berlangsung hingga tanggal 16 Agustus 2021.

Menurut Yulihasman, penyekatan ini berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kampar.

“(Penyekatan) berlaku selama 24 jam,” tegasnya seperti yang dilansir dari tribunpekanbaru.

Yulihasman menegaskan, masyarakat pengguna jalan diminta putar balik jika persyaratan melakukan perjalanan tidak lengkap.

Ia menyebutkan, masyarakat yang diperbolehkan lewat harus menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 dan bukti hasil negatif tes usap.

“Harus bawa sertifikat vaksin dan setidaknya bukti tes Antigen,” tandas Yulihasman yang juga berada di lokasi penyekatan.

Realisasi Vaksinasi di Kampar Masih Minim

Realisasi vaksinasi Covid-19 di Kampar masih minim. Hingga 8 Agustus 2021, cakupan vaksinasi baru 51.158 orang atau 8,06 persen dari total sasaran vaksinasi di Kampar 534.996 orang.

Rinciannya yakni 51.158 orang sudah divaksin dosis I atau hanya 8,06 persen. Sedangkan capaian untuk dosis II sebanyak 31.314 orang atau 4,93 persen.

Demikian sajian data Dinas Kesehatan Kampar yang diterima Tribunpekanbaru.com, Senin (9/8/2021).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kampar, Rahmat melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P), Haryanto mengakui minimnya cakupan tersebut.

Bukan tanpa alasan. Anto, sapaan akrabnya, menyebutkan, capaian rendah tidak terlepas dari terbatasnya ketersediaan vaksin itu sendiri.

“Sekarang antusiasme masyarakat sudah tinggi (untuk divaksin), tetapi ketersediaan vaksin terbatas,” ungkapnya kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (9/8/2021).

Anto menyebutkan, stok vaksin di Kampar per Senin (9/8/2021) sebanyak 570 vial.

Akumulasi dari penambahan stok yang diterima pada akhir Juli sebanyak 100 vial dan minggu pertama Agustus sebanyak 444 vial. Totalnya 544 vial atau setara dengan 5.440 dosis.

“Stok vaksin sudah didistribusikan ke seluruh Puskesmas. Per hari ini (Senin), total ada stok 570 vial. Sehari dua hari ini, habis itu,” jelas Anto.

Sekarang, vaksinasi fokus ke dosis kedua untuk mencegah interval dari dosis pertama terlalu jauh lewat dari 28 hari.

Anto mengungkapkan, Kampar membutuhkan 22.900 vaksin untuk dosis kedua. Sedangkan stok hanya sekitar 5.000 dosis.

“(Selisih sasaran dan stok vaksin) jauh. Makanya capaian minim,” katanya.

Masih menurut data Dinkes Kampar tadi, capaian vaksinasi tertinggi pada kelompok tenaga kesehatan dengan persentase 144,32 persen dosis 1 dan 135,63 persen dosis 2 dari total sasaran 2.369.

Disusul pelayan publik sebanyak 43.030 orang dengan capaian 81,85 persen dosis I dan 50,74 persen dosis 2.

Kelompok lanjut usia sebanyak 37.254 orang masih sangat minim. Capaiannya baru 10,49 dosis 1 dan 4,72 dosis 2.

Kelompok masyarakat rentan tercatat 74.523 orang. Capaiannya juga masih minim yakni, 4,78 persen dosis 1 dan 2,51 persen dosis 2. (*)

dikutip dari:Halloriau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *