BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Masyarakat Pertanyakan Kebijakan Walinagari yang Terkesan Menghalangi PISEW

LIMAPULUH KOTA, payakumbuhpos.com – Masyarakat Nagari Lubuk Batingkok mempertanyakan Kebijakan Walinagari Lubuk Batingkok, Kec. Harau, Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa, yang seolah menghalangi Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) tahun 2019 yang telah disepakati.

Menurut, Ketua BKAD terpilih M. Syukri, kepada wartawan, mereka-reka ada apa ya, kok Wali Nagari Lubuak Batingkok, Yon Elvi terkesan berusaha “kangkangi” Program PISEW ini dengan menunda-nunda mengirim nama-nama anggota BKAD ke Kecamatan Harau untuk dibuatkan SK nya, tanya mantan Walinagari setempat itu.

Sementara Kesepakatan Pembentukan Panitia BKAD tersebut, ditandatangani oleh Wali Nagari dan telah diajukan ke Camat Harau untuk di SK kan, ternyata Wali Nagari Yon Elvi Dt. Pangulu Bosa meminta Camat Harau agar tidak membuatkan SK BKAD tersebut, heran M. Syukri.

Dengan adanya” Gonjang-ganjing” dan tarik-ulur kepentingan tanpa mengedepankan musyawarah untuk mufakat, memunculkan tanda tanya dari masyarakat. Seperti yang diungkapkan oleh tokoh muda Nagari di Jorong Koto Tongah Nagari Lubuak Batingkok, Eru Swedy.

“terkesan pihak Nagari dan perangkat berkolaborasi dan sedang menampakkan arogansinya, tanpa memikirkan kepentingan masyarakat banyak yang sekarang tertunda untuk bekerja” tuturnya.

Dipaparkan Eru Swedy, kegiatan ini adalah Swadaya masyarakat, ditengah Pandemi Covid-19 yang sangat memukul perekonomian khususnya untuk Nagari Lubuak Batingkok, sehingga Anak Nagari banyak yang tidak dapat bekerja.

Dan adanya program ini diharapkan bisa membantu dan mengurangi beban ekonomi masyarakat. Karena program ini dilaksanakan secara “Swadaya” ucapnya.

Sementara itu Andri Yasmen, saat dimintakan tanggapan seputar permohonan terbitnya SK BKAD itu, Kamis,11/6 memberikan pernyataan yang terkesan “Lempar Batu sembunyi tangan”.

Kepada media, Andri Yasmen, berdalih,” SK apa yang akan saya terbitkan. Sementara pihaknya belum melihat permohonan tersebut ?”,kilahnya.

Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut, Awak Media berusaha menghubungi pihak Walinagari Lubuk Batingkok, namun hingga berita ini diterbitkan, Walinagari tidak dapat dihubungi.

PISEW adalah salah satu Program Kemen-PUPR dan dilaksanakan Oleh Satker III Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan keterangan dari Bendahara DPC Partai Gerindra Kabupaten 50 Kota, H. Fikri Hidayat, S.Sos, PISEW ini adalah Aspirasi dari legislator Partai Gerindra, Ade Rezki Pratama.

“Dan program ini sudah yang kedua kalinya Ade Rezki Pratama mengirim perhatian ke Nagari Lubuak Batingkok Kec.Harau” ucap Fikri.

Fikri mengakui dirinya sebagai kader di perintahkan untuk menyalurkan, mengawal dan memastikan azas manfa’at secara ekonomi dan sosial bagi masyarakat Nagari Lubuak batingkok.

Anak Nagari Lubuak Batingkok ini mengatakan, dari program ini, Kabupaten Limapuluh Kota mendapat kuota 4 Nagari dari 79 Nagari,

“Mudah-mudahan kedepannya kita bisa menambah kuota untuk Nagari yang lain “lanjut H. Fikri Hidayat.

Dipaparkan Fikri, bahwa menurut Juknis (Petunjuk Tekhnis) PISEW yang melaksanakan Program ini adalah suatu badan yang dibentuk di Nagari bernama Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), selanjutnya Walinagari posisinya sebatas memberikan rekomendasi kepada Camat agar bisa diterbitkan S K, ujar Sekretaris DPC Gerindra Kab. Limapuluh Kota itu.

Bila SK diterbitkan Camat, Selanjutnya Dokumen Akan dikirim ke Dinas PUPR Provinsi Sumbar (Satker III) untuk dilanjutkan ke Progress berikutnya.

Makanya masyarakat bersama pemerintah Nagari Lubuak Batingkok serta warga Karang Taruna menyepakati nama-nama BKAD oleh yang hadir pada rapat yang digelar pada tanggal tanggal 3 Juni 2020 di kantor Wali Nagari.

Seperti halnya BKAD yang telah disepakati yakni : M.Syukri, Ketua, Putri Prima Lanuari, Sekretaris, Michael Segit, Bendahara dan tiga anggota, Eru Swedi, Ronaldo, Abral, SH.

Namun, pasca keluarnya kesepakatan nama- nama BKAD ini yang katanya telah diantarkan ke Camat Harau, polemik muncul.

Berdasarkan informasi koraninvestigasi.online dan beberapa sumber di Lubuk Batingkok, didapat info Walinagari menyatakan Klaim sepihak bahwa yang membawa PISEW ini ke Nagari adalah kepala Jorong Lubuak Batingkok A.Dt.Kondo.

( Sukri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *