BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Luruskan Pemahaman Tentang Radikalisme, FUAD IAIN Batusangkar Adakan Seminar

Suasana seminar soal Radikalisme di FUAD IAIN Batusangkar.


Tanah Datar payakumbuhpos.com-
Untuk mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi, pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, terutama dalam melakukan pengkajian ilmiah dalam berbagai aspek pengetahuan, maka FUAD IAIN Batusangakar melaksanakan International Conference on Relegion and Sosial Humanities (ICReSH) .

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 05-06 November yang bertempat di Hotel Emersia Batusangkar, untuk mengangkatkan ikon FUAD sebagai salah satu Fakultas keagamaan pada IAIN Batusangkar. Untuk Itu di ada kan seminar Internasional dengan tema “Radicalism in Global Constellation.

Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Adripen, M.Pd mengatakan dengan munculnya isu-isu radikalisme di tengah-tengah masyarakat, ini terkesan mendiskreditkan bagi umat Islam, untuk itu diluruskan pemahaman-pemahaman di anggap keliru tersebut, melalui kajian tentang pemaknaan dari radikalisme.

“Sebenarnya radikalisme adalah suatu idiologi (ide atau gagasan) dan paham yang ingin melakukan perubahan pada system sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan/ekstrim.
Inti dari tindakan radikalisme adalah sikap dan tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam mengusung perubahan yang diinginkan, kelompok radikal umumnya mengiginkan perubahan yang tempo singkat dan secara drastis serta bertentangan dengan sistem social yang berlaku” terang Adripen.

Dalam menjawab keraguan tersebut, di hadirkanlah pakar-pakar tentang radikalisme dalam meluruskan anggapan pemahaman masyarakat yang keliru, seperti Dr. Al-Matrudi dari Arab Saudi, akan membicarakan Radikalisme dalam padangan dunia Islam, Dr. Sidney Jones pengamat teroris Internasional dari Australia yang akan membahas Radikalisme dalam pandangan dunia barat, Nasir Abas, dengan latar belakang orang yang perna di cap orang yang menganut paham-paham radikalisme, maka dia akan membahas tentang gerakan Radikalisme Islam di tinjau dari sebuah Historis dan Dr. Irman dan Dr. Rahmad gerakan Radikalisme di tinjau dari sebuah teoritik dan empirik, sebut Adripen.

Sementara itu rektor IAIN Batusangkar Dr. H. Kasmuri, MA akan juga sebagai Keynote Speaker dalam kegiatan seminar internasional, tentang konsep-konsep pemikiran utama sebilau sebagai Rektor IAIN Batusangkar menghadapi Radikalisme di tengah-tengah mahasiswa yang sedang menuntut Ilmu di IAIN Batusangkar, sehingga nanti mahasiswa kita paham dengan apa itu Radikalisme.

Kasmuri juga mengatakan dalam serangkaian kegiatan Seminar Internasional tersebut, IAIN Batusangkar akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan IAIN Curup, dan sekaligus Memorandum of Agreement (MoA) FUAD IAIN Batusangkar dangan FUAD IAIN Curup. (may)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *