BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Lawan Inflasi, Pekarangan DP3AP2KB Kota Payakumbuh Ditanami Cabe

Payakumbuh — Melakukan penanaman cabe dalam polybag menjadi salahsatu gerakan yang akan efektif tekan inflasi, meski hasilnya tidak begitu signifikan, tapi dengan masyarakat menanam cabe di pekarangannya bisa menekan harga di tingkat konsumen.

Kebutuhan cabe di tanah air terlalu tinggi, meliputi kebutuhan rumah tangga dan korporasi, serta membutuhkan keahlian khusus agar bertahan di tengah musim hujan.

Di Kota Payakumbuh, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menginstruksikan jajaran dinas dan perangkat kelurahan untuk bergeliat aktif memanfaatkan pekarangan kantor-kantor dinas dengan menanam tanaman cabe, selain hasilnya bermanfaat bagi pegawai di kantor untuk mengurangi biaya pengeluaran, gerakan ASN ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Salah satunya bisa dilihat, bagaimana Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh AH Agustion dan jajaran melakukan penanaman cabe dalam polybag di pekarangan kantor dinasnya.

“Sudah beberapa bulan ini kita laksanakan, hasilnya cukup baik, nanti akan kita tambah lagi jumlahnya,” kata Agustion kepada media, Kamis (23/2).

AH. Agustion memaparkan upaya gerakan menanam cabe ini adalah upaya untuk jangka panjang yang diharapkan seluruh masyarakat bisa mandiri menanam cabe baik di polybag atau di lahan yang tersedia di pekarangan rumah masing-masing.

“Kita sama-sama tahu cabe adalah bahan pokok yang penting dan diminati bagi siapa saja. Apabila terjadi berbagai persoalan yang memicu kenaikan harganya tentu menyebabkan terjadinya inflasi. Maka itu, salah satu langkah dan upaya yang mesti kita lakukan adalah melalui gerakan menanam cabe ini. Masyarakat bisa menanam secara mandiri dan menikmati hasil panennya,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai hingga kelapa dalam menghadapi krisis pangan global.

Menurut Jokowi, pemanfaatan pekarangan itu perlu dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian saat menghadapi krisis pangan global. Selain itu juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan pekarangan.

“Kita ingin lahan-lahan yang tidak produktif itu diproduktifkan. Urusan cabe, urusan ini harusnya rumah tangga rumah tangga bisa nanam itu. Di polybag atau di pekarangan sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabe atau harga cabe naik drastis. Ini yang baru dikerjakan oleh kementerian pertanian,” kata Jokowi di Boyolali, (11/8/2022) lalu. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *