BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...

Lawan Inflasi, Pekarangan DP3AP2KB Kota Payakumbuh Ditanami Cabe

Payakumbuh — Melakukan penanaman cabe dalam polybag menjadi salahsatu gerakan yang akan efektif tekan inflasi, meski hasilnya tidak begitu signifikan, tapi dengan masyarakat menanam cabe di pekarangannya bisa menekan harga di tingkat konsumen.

Kebutuhan cabe di tanah air terlalu tinggi, meliputi kebutuhan rumah tangga dan korporasi, serta membutuhkan keahlian khusus agar bertahan di tengah musim hujan.

Di Kota Payakumbuh, Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menginstruksikan jajaran dinas dan perangkat kelurahan untuk bergeliat aktif memanfaatkan pekarangan kantor-kantor dinas dengan menanam tanaman cabe, selain hasilnya bermanfaat bagi pegawai di kantor untuk mengurangi biaya pengeluaran, gerakan ASN ini juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Salah satunya bisa dilihat, bagaimana Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Payakumbuh AH Agustion dan jajaran melakukan penanaman cabe dalam polybag di pekarangan kantor dinasnya.

“Sudah beberapa bulan ini kita laksanakan, hasilnya cukup baik, nanti akan kita tambah lagi jumlahnya,” kata Agustion kepada media, Kamis (23/2).

AH. Agustion memaparkan upaya gerakan menanam cabe ini adalah upaya untuk jangka panjang yang diharapkan seluruh masyarakat bisa mandiri menanam cabe baik di polybag atau di lahan yang tersedia di pekarangan rumah masing-masing.

“Kita sama-sama tahu cabe adalah bahan pokok yang penting dan diminati bagi siapa saja. Apabila terjadi berbagai persoalan yang memicu kenaikan harganya tentu menyebabkan terjadinya inflasi. Maka itu, salah satu langkah dan upaya yang mesti kita lakukan adalah melalui gerakan menanam cabe ini. Masyarakat bisa menanam secara mandiri dan menikmati hasil panennya,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai hingga kelapa dalam menghadapi krisis pangan global.

Menurut Jokowi, pemanfaatan pekarangan itu perlu dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian saat menghadapi krisis pangan global. Selain itu juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengoptimalkan lahan pekarangan.

“Kita ingin lahan-lahan yang tidak produktif itu diproduktifkan. Urusan cabe, urusan ini harusnya rumah tangga rumah tangga bisa nanam itu. Di polybag atau di pekarangan sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabe atau harga cabe naik drastis. Ini yang baru dikerjakan oleh kementerian pertanian,” kata Jokowi di Boyolali, (11/8/2022) lalu. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *