BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Kominfo Padang Panjang Gesakan Implementasi Konten Smart City

Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Panjang Marwilis, SH didampingi Sekretaris Kominfo Drs Ampera Salim, Msi memberikan penjelasan perkembangan program Smart City dihadapan wartawan, kemarin.

PADANGPANJANG – Pemko Padang Panjang menargetkan lebih cepat rampungnya pembuatan 16 aplikasi layanan berbasis IT yang ada dalam master plan Smart City.

Pemerintah memberikan target kepada Pemko Padang Panjang menyelesaikan seluruh sistem dan 16 Aplikasi Smart City pada tahun 2023.

“Kita optimis target itu bisa lebih awal. Sebab sampai akhir tahun 2019 ini kami proyeksikan sebanyak enam aplikasi sudah ready dan sudah bisa online,” kata Kadis Kominfo Marwilis, SH didampingi Sekretarisnya Drs Ampera Salim Patimarajo, Msi kepada wartawan, saat berbuka bersama jajaran Kominfo, Rabu kemarin.

Pemko Padang Panjang bersama 50 dari 100 kabupaten dan kota ditetapkan pemerintah sebagai Smart City. Smart City adalah pola pelayanan terhadap masyarakat dengan basis teknologi informasi (IT).

Dalam tahap awal, kata Marwilis, pihaknya sudah merampungkan pembuatan masterplan Smart City. Posisi Padang Panjang adalah bersama 50 kota. Dari evaluasi Kementrian Infokom, masterplan Smart City kota Padang Panjang berhasil masuk dalam 10 besar terbaik.

Tidak mau tertinggal dengan prestasi awal saat membuat masterplan, Kominfo Padang Panjang juga berupaya mengejar target penyiapan konten aplikasi lebih baik dan dengan waktu lebih cepat.

“Alhamdulillah sesuai dengan target tahun ini sebanyak enam aplikasi diantaranya untuk kependudukan dan kepegawaian sudah bisa jalan, ” kata Marwilis.

Selain itu, aplikasi yang disiapkan juga bersifat agamais yakni Smart Surau yang bertujuan belajar agama Islam dengan dukungan sistem digatalis. Konten utamanya adalah Guruku. Anak anak muda yang berminat belajar agama dapat bertanya ke konten cerdas tersebut.

Untuk mendukung seluruh konten aplikasi Smart City tersebut,  Kominfo Padang Panjang telah menggagarkan dana untuk membeli perangkat coment centre. Perangkat ini menjadi pusat kendali dari seluruh aplikasi yang ada dan disambungkan dengan perangkat IT Walikota.

Jika coment centre ini sudah terbangun, setiap masyarakat bisa mengadukan apa saja kepada walikota terkait dengan pelayanan staf pemko di semua tingkatan. Begitu juga masyarakat bisa mengurus apa saja dengan menggunakan konten yang ada. Dalam waktu singkat pihak pemko sudah memberikan persetujuan.

“Jika sudah disetujui maka apa yang diurus tersebut dikirim langsung ke akun warga dalam bentuk paperless. Setelah itu warga bisa mencetak sendiri surat tersebut, ” pungkas Marwilis.

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran mengaku tidak sabar program Smart City dijalankan di Padang Panjang. Jika berhasil dijalankan maka tingkat esesiensi pelayanan pemerintah dan masyarakat bisa sangat tinggi sekali, terutama dari sisi waktu dan biaya.

Meskipun masih selesai seluruhnya, jelas Fadly, Pemko Padang Panjang sudah sering dikunjungi kab dan kota di Sumbar dan luar Sumbar untuk study banding Smart City. Malah sejumlah program road show Smart City ke luar negeri banyak ditolak Fadly karena program Smart Citynya belum selesai sepenuhnya. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *