BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Kerugian Material Gempa Solok Selatan Capai Rp25 miliar

Rumah rusak akibat gempa di Solok. Ist

SOLOK SELATAN – Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyebutkan, hitungan sementara kerugian meteril akibat gempa bumi 5,3 SR Kamis pagi, 28 Februari 2019, ditaksir mencapai Rp25 miliar lebih.

Perkiraan angka ini diketahui setelah dilakukannya proses pendataan terhadap 479 unit rumah warga yang rusak dan 15 unit fasilitas umum lainnya.

Rinciannya, Rp8,4 miliar di Nagari Sungai Kunyit dan Sungai Kunyit Barat, Ranah Pantai Cermian Rp4,1 miliar, Nagari Talunan Maju Rp2,6 miliar, Nagari Bidar Alam Rp1,1 miliar, Nagari Lubuk Malako Rp634 juta dan Nagari Talao Rp115 juta.

“Sejauh ini, Kementerian PUPR telah melakukan pengecekan dan melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan yang timbul akibat gempa. Hasil pendataan ini, akan dijadikan catatan penting untuk langkah selanjutnya, khususnya merenovasi rumah-rumah warga. Karena, berdasarkan hasil tinjauan dilapangan, sejumlah rumah ada yang rusak berat dan bahkan tidak mungkin untuk ditepati sehingga harus dibangun baru,”kata Muzni Zakaria, Jumat malam (1/3/2019) dikutip dari vivacoid.

Menurut Muzni, kerusakan bangunan yang timbul akibat gempa ini terdiri dari, 116 rusak berat, 152 rusak sedang, dan 211 rusak ringan. Rata-rata, bangunan yang rusak itu, disebabkan oleh struktur bangunan yang tidak memenuhi standar pembangunan. Oleh karenanya, pasca pemulihan gempa ini, pihaknya akan membantu merancang desain bangunan tahan gempa.

Muzni Zakaria juga memastikan, jika pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap bangun-bangunan yang akan dibangun. Bahkan, pihaknya juga akan membantu merancang desain bangunan dengan konstruksi yang tahan gempa.

“Banyak bangunan rusak akibat struktur bangunan yang tidak memenuhi standar. Kita lihat banyak rumah-rumah yang baru itu malah roboh, bahkan ada rumah yang sudah lama malah kuat. Evaluasi bangunan saya kira dengan kejadian (gempa) ini baru sekali-kali ini terjadi. Yang biasanya longsor dan banjir, ini malah gempa,” tuturnya.(Mzaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *