BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Kerugian Material Gempa Solok Selatan Capai Rp25 miliar

Rumah rusak akibat gempa di Solok. Ist

SOLOK SELATAN – Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyebutkan, hitungan sementara kerugian meteril akibat gempa bumi 5,3 SR Kamis pagi, 28 Februari 2019, ditaksir mencapai Rp25 miliar lebih.

Perkiraan angka ini diketahui setelah dilakukannya proses pendataan terhadap 479 unit rumah warga yang rusak dan 15 unit fasilitas umum lainnya.

Rinciannya, Rp8,4 miliar di Nagari Sungai Kunyit dan Sungai Kunyit Barat, Ranah Pantai Cermian Rp4,1 miliar, Nagari Talunan Maju Rp2,6 miliar, Nagari Bidar Alam Rp1,1 miliar, Nagari Lubuk Malako Rp634 juta dan Nagari Talao Rp115 juta.

“Sejauh ini, Kementerian PUPR telah melakukan pengecekan dan melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan yang timbul akibat gempa. Hasil pendataan ini, akan dijadikan catatan penting untuk langkah selanjutnya, khususnya merenovasi rumah-rumah warga. Karena, berdasarkan hasil tinjauan dilapangan, sejumlah rumah ada yang rusak berat dan bahkan tidak mungkin untuk ditepati sehingga harus dibangun baru,”kata Muzni Zakaria, Jumat malam (1/3/2019) dikutip dari vivacoid.

Menurut Muzni, kerusakan bangunan yang timbul akibat gempa ini terdiri dari, 116 rusak berat, 152 rusak sedang, dan 211 rusak ringan. Rata-rata, bangunan yang rusak itu, disebabkan oleh struktur bangunan yang tidak memenuhi standar pembangunan. Oleh karenanya, pasca pemulihan gempa ini, pihaknya akan membantu merancang desain bangunan tahan gempa.

Muzni Zakaria juga memastikan, jika pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap bangun-bangunan yang akan dibangun. Bahkan, pihaknya juga akan membantu merancang desain bangunan dengan konstruksi yang tahan gempa.

“Banyak bangunan rusak akibat struktur bangunan yang tidak memenuhi standar. Kita lihat banyak rumah-rumah yang baru itu malah roboh, bahkan ada rumah yang sudah lama malah kuat. Evaluasi bangunan saya kira dengan kejadian (gempa) ini baru sekali-kali ini terjadi. Yang biasanya longsor dan banjir, ini malah gempa,” tuturnya.(Mzaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *