BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Kasidik Pol PP dan Damkar : Tidak Akan Ada Tempat yang Aman Bermaksiat di Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH – Satpol PP Kota Payakumbuh kembali amankan sepasang pemuda – pemudi yang lagi bermesraan, di lokasi Batang Agam dengan inisial MK (16 th) dan AD (15 th). Lokasi Batang Agam masih menjadi topik perbincangan hangat masyarakat Kota Payakumbuh, termasuk dalam hal masih adanya oknum pemuda – pemudi yang coba-coba jadikan wilayah tersebut tempat bebas dan aman untuk berpacaran, Jumat malam (18/12)

Saat di temui awak media, Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh mengatakan, penangkapan tersebut bersumber dari adanya laporan masyarakat via celluler, dan segera melaksanakan penyelidikan ke lokasi tersebut, setelah informasi yang didapat sudah memenuhi syarat untuk dilaksanakan penindakan, langsung meminta bantuan Regu Piket Operasional.

“Memang benar, dengan alasan apapun kami tidak tinggal diam jika ada yang coba-coba langgar Peraturan Daerah, termasuk kejadian semalam, untung saja masyarakat cepat melaporkan, dan setelah kami periksa semalam masih belum sempat terjadi hal yang belum sepantasnya dilakukan oleh pasangan yang bukan suami istri tersebut,” tegas Kasidik yang merupakan Putra Asli Luak Limopuluah tersebut

Kasidik Pol-PP juga menyampaikan, peristiwa semalam merupakan salah satu bentuk peran masyarakat dalam pencegahan maksiat di Kota Payakumbuh.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak masyarakat yang telah membantu Satpol PP dan Damkar dalam mencegah maksiat di Kota Payakumbuh, kami berharap kedepannya seluruh lapisan masyarakat mau melaporkan kepada kami jika ada dugaan pelanggaran Perda lainnya dan akan segera kami tindak lanjuti,” harap Kasidik.

Terpisah, Kasat Pol PP Kota Payakumbuh Delvitra ketika dihubungi via wattshapnya mengatakan, sehubungan yang tertangkap keduanya masih di bawah umur tidak kita lanjutkan ke pengadilan, tetapi di panggil orang tua keduanya dan diberi pembinaan serta membuat surat perjanjian.

“Kita berikan apresiasi kepada masyarakat karena telah mau melaporkannya, dan karena yang kita tangkap semalam masih dibawah umur, kita beri pembinaan dan membuat surat perjanjian,” terang Devitra

Dalam waktu yang sama awak media juga mencoba menghubungi pihak BWS V melalui wattshapnya, karena BWS V masih sebagai pemilik aset di lokasi tersebut. Serta terkait sudah sejauh mana perencanaan pelimpahan wewenang terkait pengelolaan lokasi itu. Namun sampai berita di tayangkan belum ada tanggapan. (TT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *