BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Kakan Kemenag Limapuluh Kota Buka Lokakarya MTsN 4 Liko

Limapuluh Kota, Payakumbuhpos.id – Menyongsong akan dilaksanaan kurikulum Merdeka (Kurmer), maka MTsN 4 Limapuluh Kota (Liko) menggelar acara lokakarya, Senin ( 15/5 ). Kegiatan yang bertempat di Hotel Kolivera Payakumbuh ini, akan berlangsung sampai besok, Selasa (16/5).

Lokakarya yang mengusung tema, “Efektivitas Penyusunan Modul Ajar Dalam rangka Menyongsong Implementasi Kurikulum Merdeka” ini, dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kakan Kemenag) Liko, H. Irwan.

Dalam sambutannya, dijelaskan bahwa dalam kurikulum merdeka, guru dituntut untuk lebih meningkatkan kinerjanya, terutama dalam mengenal karakter siswa.
“Dalam proses belajar mengajar guru harus mampu mengarahkan siswa sesuai dengan minat dan bakat yang mereka punyai,” ujar Irwan.

Sementara itu, Tugas guru adalah bekerja harus ikhlas dan professional, tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga mendidik, dan melahirkan karya inovasi.
“Guru harus bekerja dengan ikhlas dan bisa jadi pendidik serta melahirkan karya yang inovatif,” himbau Irwan.

Dengan diadakan lokakarya merupakan salah satu kegiatan yang sangat membantu guru dalam berinovasi, sehingga mampu melahirkan karya nyata.

Lebih lanjut, H. Irwan juga menegaskan bahwa guru juga menjadi teladan bagi muridnya. “Guru itu publik figur. Semua gerak geriknya, akan dinilai oleh siswa dan masyarakat, maka dari itu guru harus pandai dalam bersikap dan bertindak, terutama dalam lingkungan madrasah. Untuk mencapai hal tersebut , kepala madrasah (Kepmad) harus memastikan suasana di lingkungan madrasah aman dan kondusif,“ tegas Irwan

Kita tidak ada yang hebat, dan tidak ada yang bodoh. Tidak ada yang hebat, karena ilmu itu kecil. Kita tidak bodoh, Karena kita punya kelebihan. Tidak ada kesempatan bagi kita untuk merendahkan yang lain.

“Mudah para guru terus berkarya, karena guru juga merupakan salah satu asset dalam kemajuan bangsa dan Negara ini. Semoga lokakarya ini memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan madrasah kita” tutup H. Irwan, yang disambut tepuk tangan peserta kegiatan. ( Femel )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *