BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Jembatan Pinyaram Putus, Jalur Padang-Bukittinggi Putus

Foto: semangatnews

PARIAMAN, payakumbuhpos.com – Banjir di kawasan Lembah Anai dan Kayu Tanam menyebutkan Jembatan Pinyaram yang berada di KM 54, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman putus. Putusnya jembatan mengakibatkan jalur lintas Padang-Bukittinggi terhambat sejak Senin malam (10/12).

Jembatan tersebut putus akibat hujan derasnya arus Sungai Kalu, pasca hujan deras yang berlangsung sejak sore. Meski demikian, kendaraan yang hendak menuju Padang Bukittinggi atau sebaliknya tetap bisa dilewati melalui jalan kampung.

Informasi yang didapat dari Rumainur, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat menyebutkan, jembatan Sungai Kalu putus sekitar pukul 19.00 WIB. Itu jembatan nasional karena berada di jalur lintas nasional.

Untuk sementara pengendara dialihkan ke rute Malalak. Saat melewati Jalur Malalak, pengendara tetap diminta untuk tetap berhati-hati, mengingat kawasan itu juga bukan rute aman ketika masih hujan.

“Malalak juga rawan longsor. Jika ingin aman pengendara bisa lewat jalur Solok,” sebutnya.

Sementara itu, sebagaimana dilansir Semangatnews, di kawasan Malibo ada sekitar 4 titik longsor. Titik yang paling parah adalah tempat wisata Malibo Anai.

Untuk saat ini mobil yang bisa menempuh jalur kampung itu hanya bisa 10 mobil pertrip.

Sumber: semangatnewsdotcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *