BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...

Jaga Hasil Pemilu, Walikota Bersama Forkopimda, ” Bakar Surat Suara Rusak”

Payakumbuh — Memasuki H-1 pemungutan suara Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Payakumbuh melakukan pemusnahan surat suara yang rusak sesuai ketentuan. Acara berlangsung di halaman Kantor KPU Payakumbuh, Selasa (16/4).

Turut hadir dan terlibat dalam proses pemusnahan Walikota Payakumbuh Riza Falepi. Tak sendiri, Riza didampingi unsur Forkopimda, diantaranya Kapolres AKBP. Endrastiawan Setyowibowo, Dandim 0306/50 Kota Letkol Solikhin, Danyon 131/ Braja Sakti Mayor Yusuf Saud Tanjung, dan Kajari diwakili Kasi Intelijen Nazif. Turut hadir Ketua Bawaslu Kota M. Khadafi dan sejumlah pimpinan perangkat daerah.

“Surat suara rusak meliputi surat suara yang robek, mengkerut, blur, ataupun kondisi tidak baik lainnya yang kami terima dari percetakan. Sehari sebelum pemungutan suara harus dimusnahkan dengan cara dibakar, agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ucap Ketua KPU Kota Haidi Mursal dalam sambutan diawal acara.

Haidi merinci jumlah surat suara rusak tersebut yakni surat suara pilpres sebanyak 2697 lembar, DPD sebanyak 1448, DPR RI Dapil 2 sebanyak 918 lembar, DPRD Provinsi Dapil 5 sebanyak 334, DPRD Kota Dapil 1 sejumlah 37 lembar, DPRD Kota Dapil 2 sebanyak 240 lembar, dan DPRD Kota Dapil 3 sebanyak 242 lembar.

“Ada surat suara DPRD Provinsi Dapil 4 Pasaman yang terkirim ke sini saat kami meminta penambahan surat suara sebanyak 62 lembar, juga dimusnahkan,” tutur Haidi.

Ditemui saat acara pemusnahan surat suara, Walikota Payakumbuh menyatakan sangat setuju dengan sikap transparansi yang ditunjukkan oleh KPU Kota Payakumbuh. Sikap itu diperlukan untuk memelihara kepercayaan publik kepada lembaga penyelenggara yang dibeberapa daerah justru tercemar.

“Kegiatan ini penting dilakukan dan diumumkan ke publik. Sebab, sebagaimana kita ketahui dibeberapa tempat, isu penyalahgunaan surat suara mengemuka dan itu mempengaruhi persepsi publik terhadap penyelenggara Pemilu,” ujar Walikota Riza.

Riza berharap pihak penyelenggara Pemilu di Kota Payakumbuh mulai dari KPU Kota hingga jajarannya di level TPS bisa menjalankan amanah sebaik-baiknya.

“Satu surat suara yang dicoblos rakyat merupakan amanah yang harus dijaga dan dipertanggungjawabkan, tak hanya didunia tapi juga diakhirat kelak. Jadi saya ingatkan, jangan sekali-kali bermain apalagi berlaku curang. Ini berat sekali dosanya,” pungkas Riza.

Usai pemusnahan surat suara, acara dilanjutkan dengan pelepasan distribusi logistik Pemilu ke seluruh TPS di Payakumbuh yang berjumlah 341 TPS. Total Logistik yang didistribusikan berupa 1364 bilik suara dan 1705 kotak suara yang diangkut 17 mobil colt diesel. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *