BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Irfendi Arbi Peduli Bencana, Antar Bantuan ke Posko Wartawan

Teks foto: Irfendi Arbi Peduli Bencana, Antar Bantuan ke Posko Wartawan, Sabtu 18 Mei 2024.     Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Apa...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH

Dilirik Banyak Calon Untuk Berpasangan, Joni Hendri Mendaftar ke PPP dan Nasdem

Teks foto: Dilirik banyak calon untuk berpasangan, sebelum mendaftar, ketua IKK Joni Hendra berfoto dulu dengan bakal calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR TOKOH

Menyonsong Pilkada Limapuluh Kota 2024, Nama Irfendi Arbi di Demokrat Belum Tergores

Teks foto: Irfendi Arbi mendaftar, ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Limapuluh Kota, langsung diterima ketua DPC Demokrat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Cuaca Ekstrim dan Hujan, dr. Efriza Naldi Tetap Teruskan Niatnya Mendaftar ke PAN dan Demokrat

Teks foto: Cuaca ekstrim dan hujan dr. Efriza Naldi, SPoG tak goyah, tetap teruskan niatnya maju sebagai calon walikota Payakumbuh...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Serius Maju Menuju BA 1 M, Joni Hendri Mendaftar ke PKB, PAN dan Ngambil Formulir ke PPP

Teks foto: Joni Hendri bersama rombongan antarkan formulir pendaftaran calon walikota Payakumbuh ke DPC PKB, Senin 6 Mei 2024.  ...

Isu Nasional : Tak Ada Pemkab dan Tomas Sijunjung Melarang Merayakan Natal

SIJUNJUNG, payakumbuhpos.com –
Suasana damai penuh kekeluargaan, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Bupati Sijunjung, tokoh agama, Forkopimda serta FKUB, Ninik Mamak, Wali Nagari terkait dengan tidak adanya larangan Pemerintah Kabupaten Sijunjung Kepada umat Nasrani dalam beribadah digelar di Wana Wisata Telabang Sakti Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung Sumbar, Senin malam (23/12/2019).

AKBP Driharto SIK Kapolres Sijunjung menyampaikan, hukum adat harus diakui sesuai dengan UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, harus mengedepankan pranata adat sesuai dengan UUD 1945 yang sudah diamandemen.

Berkaitan dengan perayaan Natal di Sijunjung, untuk menjaga ketertiban dalam pelaksanaan perayaan Natal umat Kristiani, harap dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan, bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru dirayakan di tempat ibadah (gereja) yang sudah dibangun sejak jaman Belanda di Sawahlunto.

Karena jauhnya tempat, Pemda Sijunjung memfasilitasi dengan menyediakan kendaraan (transportasi) bagi umat Nasrani yang mau ibadah di Gereja Sawah Lunto.

“Kami tidak mau ada konflik SARA di Sijunjung khususnya di Kamang Baru, kerukunan umat beragama yang selama ini terbangun di masyarakat harus kita pupuk dan dipertahankan,” ujar Driharto.

Letkol Inf Dwi Putranto SAP MI,Pol Dandim 0310/SS menyampaikan, mari kita waspadai penumpang gelap yang akan mengkacaukan stabilitas keamanan.

“Wilayah kita ini mari sama-sama kita jaga agar tidak terjadi keributan sara seperti terjadi di wilayah belahan Indonesia yang lain dan wajib hukumnya bagi kita untuk mempertahankan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Yuswir Arifin Bupati Sijunjung menyampaikan, perbedaan dan kerukunan umat beragama di Kamang Baru pernah menjadi 5 besar Nasional terkait kerukunan, kekompakan, toleransi dalam Kebhinekaan.

“Tidak ada masalah selama ini terkait dengan pelaksanaan ibadah Umat Nasrani dan umat lain diluar muslim, pada saat menjalankan ibadah Kita semua toleran,” ujar Yuswir.

Indra Gunawan tokoh Katolik dan Anggiat Kristen akan menyampaikan keputusan rapat seperti yang disampaikan Bupati kepada seluruh jamaah setelah pertemuan ini.

Rusyid Dt Gindo Hitam Putih kalau mau ibadah berjamaah di tempat peribadatan (gereja) kalau pribadi silahkan di rumah sendiri sendiri.

Syahbudin Datuk Sinaro (Datuk Abu) hikmah dari kejadian ini, mari kita cari oknum yang berusaha membenturkan kita bersama, karena akan menghancurkan NKRI. “Mari kita cari dan kita lawan, karena ini adalah musuh kita bersama,” ujarnya.

“Di Minanngkabau secara adat tidak diperkenankan lagi untuk berdiri tempat ibadah selain Islam setelah penjajahan Belanda, karena orang Minangkabau semua beragama Islam, dan bagi umat beragama lain, silahkan beribadah ditempat ibadah yang sudah disahkan oleh pemerintah,” ujar Datuk Abu.

Hadir dalam acara ini, Yuswir Arifin Bupati Sijunjung, Kepala Kesbang Pol Bobby Ruspandi, AKBP Driharto SIJ Kapolres beserta Jajaran, Letkol Inf Dwi Putranto SAP MI Pol Dandim 0310/SS dan jajaran, Camat Kamang Baru, Wali Nagari, Ninik Mamak, Tokoh Agama Nasrani, Tokoh Ulama FKUB, Kapolek Kamang Baru, Tokoh Pemuda serta undangan lainnya (Age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *