BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Ini Kemungkinan Besaran Bantuan Perbaikan Rumah Warga Korban Gempa Solok Selatan

Rumah warga yang rusak akibat gempa di Solok Selatan.

SOLOK SELATAN – Pemerintah akan membantu melakukan perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa di Solok Selatan Sumbar. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, model bantuan kemungkinan pendekatannya seperti penanganan gempa 2009 yang ketika itu rumah rusak berat dibantu Rp15 juta, sedang Rp10 juta, ringan Rp5 juta dan polanya nanti akan dilihat bagaimananya dibantu Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan diminta bantu TNI juga.

Hal itu disampaikan Gubernur Irwan saat mengunjungi lokasi gempa Solok Selatan, Minggu. Akan tetapi berapa besar bantuannya nanti, kata dia, akan di atur Bupati dan kemungkinan seperti penanganan gempa 2009.

Dia menyebutkan untuk pembangunan utuh pemerintah memang tidak sanggup karena dana tidak cukup tetapi bisa juga ditambah oleh saudara ataupun donatur lainnya sehingga yang dibangun bisa bagus.

Saat ini menurutnya, sudah ada beberapa dana yang masuk seperti dari Provinsi Rp300 juta BNPB tahap awal Rp250 juta, BNI Rp50 juta dan masih ada lagi lainnya.

“Kami juga masih menghimpun dana dari berbagai pihak dan bagi donatur yang mau membantu akan difasilitasi baik langsung kemasyarakat atau melalui pemerintah,” ucapnya.

Dia mengatakan rumah warga yang rusak berat akibat gempa Solok Selatan sebanyak 116 unit dan sedang hingga ringan lebih 400 unit. Rata-rata rumah yang rusak akibat gempa disimpulkan karena tidak mengikuti konstruksi bangunan. (Mzaki/jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *