BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Ingat, Tidak Ada Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Bukittinggi

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias (Foto: Covesia)

BUKITTINGGI, payakumbuhpos.com – Pemerintah Kota Bukittinggi Sumbar, menegaskan tidak ada perayaan malam pergantian tahun baru di kota itu.

“Ditegaskan bahwa di Bukittinggi tidak ada perayaan menyambut tahun baru,” tegas Ramlan Nurmatias, Jumat (28/12/2018).

Ia menyampaikan bahwa setiap tahunnya jelang pergantian tahun baru, Bukittinggi tidak ada mengadakan kegiatan-kegiatan dalam bentuk apapun dalam menyambut tahun baru.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat terutama remaja untuk tidak keluar di malam pergantian tahun baru, karena lokasi-lokasi wisata di Bukittinggi akan ditutup termasuk kawasan pedestrian Jam Gadang.

“Seperti kawasan Jam Gadang belum akan kita buka di malam tahun baru, karena permintaan masyarakat agar tetap ditutup karena banyak masyarakat yang peduli akan Bukittinggi, yang mana berpotensi akan dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Disamping itu, tambah Ramlan untuk mengantisipasi kenakalan remaja pemerintah kota Bukittinggi juga akan melakukan razia untuk menelusuri jika masih ditemukannya pasangan-pasangan yang masih berkeliaran di malam hari pada pergantian tahun tersebut.

“Ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal tidak diinginkan terutama pada kalangan remaja, karena setiap tahunnya ini selalu kita lakukan,” ujarnya.

Ramlan menginginkan di malam pergantian tahun baru, baik kalangan pemerintah maupun warga Bukittinggi dan sekitarnya dapat dijadikan untuk mengevaluasi diri sendiri agar menjadi lebih baik kedepannya. (***)

Sumber covesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *