BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Imid Sukses Manfaatkan Lahan Tidur, Untuk Tanaman Cabe

Payakumbuhpos.com – Banyak petani cabe sekarang yang mempergunakan lahan tidur yang selama ini tidak dikelola dengan maksimal, salah satunya Imid warga Nankodok, Kel. Tigo Koto Dibaruah, Kec. Payakumbuh Utara. Sukses dalam mengelola lahan tidur bernilai ekonomi tinggi dengan memanfaatkan lahan tersebut dengan tanaman cabe dan tanaman tumpang sari

Berdasarkan pengalaman puluhan tahun dalam bertanam cabe. Sekarang lahan cabe Imid menjadi ikon untuk percontohan dari kalangan petani daerah Nankodok dan sekitarnya

Ketika ditemui awak media payakumbuhpos.com, pada Minggu (09/02), di salah satu lahan cabenya yang luasnya berkisar 1 Ha, yang sebentar lagi siap dipanen. Imid mengatakan, kebanyakan lahan yang saya pakai ada dengan sistem kontrak dan kerjasama dengan yang punya lahan.

” Kebanyakan lahan yang saya pakai lahan tidur dan tidak dikelola dengan maksimal, lahan yang saya tanami ini sekarang ada sekitar 11.000 lubang yang telah ditanam cabe, Alhamdulillah berkat keuletan dan kerja keras, tanaman cabe ini jadi percontohan bagi para petani lainnya,” imbuh Imid

Lanjut Imid, moga para penari cabe mendapatkan perhatian terus dari Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Talawi Payakumbuh Utara dan Dinas Pertanian Kota Payakumbuh. Dan Pendistribusian pupuk bersubsidi tepat sasaran

“Kami berharap ada bantuan alat Hand Tracktor dari pemerintah yang bisa kami pergunakan, dan kendala yang terasa sekali adalah soal pupuk, banyak para petani yang tidak terdaftar di kelompok tani sehingga sulit untk nendapatkan pupuk bersubsidi di Kota Payakumbuh.Dalam penerapannya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi pemerintah mengeluarkan Kartu Tani yang di keluarkan oleh salah satunya Bank Mandiri, ” terang Imid

Dengan harga cabe sekarang dipasaran jenis Kopay yang berkisar Rp 33.000/ Kg. Imid sukses mempekerjakan warga sekitar.

(Iskandar. M)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *