BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Ibu Negara Bicara Rendang, Iriana :Layak dicintai dan Diakui Unesco

Iriana Istri Presiden Jokowi didampingi Elga Thamrin Pemimpin Umum media online kabartravel.id (Kabarpolisi Media Group) paling kana dalam satu acara di Yogyakarta. (Ist)

JAKARTA – Ibu Negara Iriana Joko Widodo menginginkan agar rendang dapat dicintai dan diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dan dunia.

“Kita memasak rendang bersama, kita tunjukkan kepada dunia kekayaan kuliner Indonesia dan kita yakinkan kepada dunia bahwa rendang layak dicintai dan diakui oleh UNESCO dan dunia,” katanya melalui sambungan konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dilansir Antara, Sabtu, 21 Agustus.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam acara “Virtual Memasak Rendang Se-Dunia” dalam rangka pencatatan rendang sebagai warisan budaya dunia dari Sumatera Barat, Indonesia ke UNESCO.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Lantamal II, Dharma Pertiwi, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Minang Diaspora, Dekranasda, Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) dan Bhayangkari Sumbar.

Dalam acara tersebut masyarakat juga diminta untuk memasak rendang lebih dulu (kaliyo) dan saat pelaksanaan acara rendang ada di atas kuali dan kompor dengan api menyala menjelang matang.

“Pada tahun 2011 rendang telah dinobatkan sebagai hidangan terlezat dalam daftar 50 hidangan di dunia oleh CNN Internasional,” kata Iriana.

Selanjutnya rendang juga diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Sumatera Barat pada 2013 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan menempati posisi ke- 11 sebagai makanan terenak di dunia pada 2011 dan 2021 versi CNN Travel.

Namun, menurut Iriana, hal tersebut belum cukup.

“Tapi itu tidak cukup, kita harus berjuang lebih. Target kita adalah rendang bisa dinobatkan Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia oleh UNESCO,” katanya.

Ibu Ngara juga berharap agar rendang dapat tersaji di berbagai tempat di dunia.

“Kita ingin rendang tersaji dan dicintai di dunia. Selamat memasak,” demikian Iriana Joko Widodo. (Tata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *