BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Hujan Sejak Sore, Solok Selatan Dilanda Banjir

Jembatan yang menghubungi Batu Bajarang dengan Janjang Kambing putus total akibat banjir malam tadi Kamis 17 Januari 2018. Foto Twitter @infoSOLSEL

SOLOK SELATAN, payakumbuhpos.com – Tingginya curah hujan sejak sore hari, mengakibatkan banjir di tiga kecamatan di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, Kamis malam, 17 Januari 2019. Tiga kecamatan yang terkena banjir yakni, Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, dan Kecamatan Pauh Duo.

Dilansir harianindonesia.id dari VIVA, Dewi Lingga Sari, anggota Kelompok Siaga Bencana Nagari Pakan Rabaa, menyampaikan, debit air aliran Sungai Batang Sapan dan Batang Pagu terpantau meningkat sejak sore menjelang Magrib. Puncaknya pada pukul 19.00 WIB. Hingga kini belum diketahui jumlah rumah maupun warga yang terdampak banjir.

“Data keseluruhan belum kita ketahui, petugas masih di lapangan. Untuk sementara, yang terdata oleh kita sebanyak 26 rumah, satu rumah ibadah. Ini yang di Koto Parik Gadang Diateh saja, belum lagi di titik lain. Meski demikian, air sudah mulai surut,” kata Dewi, Kamis malam 17 Januari 2019.

Dewi menjelaskan, selain rumah warga, sejumlah ruas jalan juga terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, 10 hingga 50 sentimeter.

Terpisah, Arif Pratama, staf Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menyebutkan, saat ini sebanyak tujuh personel penyelamat tengah berada di lokasi, tepatnya di Sungai Pagu untuk mengevakuasi warga-warga yang terjebak banjir.

Ketujuh personel ini, kata Arif, kebetulan memang berada di Solok Selatan sejak dua hari lalu. Mereka tengah menjalankan operasi orang hilang di wilayah Pakan Rabaa. Operasi pencarian sudah selesai, karena sudah ditemukan.

“Rencananya tim, yang dua hari lalu kita berangkatkan untuk mencari orang hilang, berencana kembali ke Padang. Namun, lantaran mendapatkan info banjir, mereka balik kanan,” ujar Arif.

Arif menambahkan, saat ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang tengah menunggu informasi lanjutan dari personel yang ada di lapangan. Jika memang dibutuhkan personel dan peralatan penunjang, segera dikerahkan.

“Kita menunggu info lanjutan. Kita siap berangkatkan personel tambahan kalau memang dibutuhkan. Kita tunggu laporan dari lapangan,” tutur Arif. (***)

Sumber vivacoid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *