Hilangkan Debu Ditangan, Wulan Denura Kembali Kunjungi Masyarakat
Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota– Belum berhasil menuju provinsi, calon legislatif daerah pemilihan (Dapil) 5 provinsi Sumatera Barat, Wulan Denura dari partai Gerindra, tak ingin ada debu ditangan, kunjungi konstituen atau relawan di jorong Kayu Tanam, nagari Labuah Gunung, kecamatan Lareh Sago Halaban, kabupaten Limapuluh Kota, pada Kamis 11 April 2024.
“Meskipun kita kalah dalam berkompetisi waktu pemilihan calon anggota legislatif (Pileg) 14 Februari kemaren, itu persoalan biasa, yang penting jangan sampai melupakan orang yang telah berjasa,”ujar Wulan Denura kepada media online ini pada Kamis 11 April 2024 usai mengunjungi warga Limapuluh Kota satu persatu.
Menurut wakil ketua DPRD kota Payakumbuh itu, dia konsisten akan mengunjungi masyarakat Payakumbuh dan Limapuluh Kota sampai berakhirnya masa jabatannya menjadi anggota DPRD kota Payakumbuh awal November 2024 in.
Insya Allah jika tudak ada aral melintang kami berusaha menemuinya satu persatu.
Ketua politik perempuan itu menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh elemen masyarakat duavdaerah ini, baik yang telah memilih Wulan maupun yang menolong dengan doa, inilah hasil perjuangan kita bersama, baru mendapat suara lebih kurang 8.000.
Kemudian Wulan juga meminta maaf, jika ada kata-kata yang kurang berkenan mohon di maafkan, tim yang sudah kita bentuk, belum dibubarkan, kapan perlu kita tambah dan kita tingkatkan.
Diakui ketua srikandi Pemuda Pancasila (PP) kota Payakumbuh, tim atau relawannya sangat solid, hingga sekarang selalu berkomunikasi yang baik. Dalam momen hari nan fitri ini kesempatan bagi kami untuk kembali bersilaturrahmi ke konstituen dan tak ingin ada debu di tangan.
Dia juga memberikan apresiasinya kepada pelaksanakan pemilu dan pihak keamanan. Atas suksesnya penyelenggaraan pemilu kemaren.
“Atas kelancarannya pemilu kali ini kita akui bagus dan kondusif. Terimakasih kepada msyarakat, terimakasih kepada KPU, Bawaslu dan pihak keamanan yang telah melaksanakanan tugasnya dengan baik. Kami berterimakasih banyak atas kelancaran pemilu tahun ini,” pungkas Wulan.
Dalam kesempatan itu, nenek Trisnamurti (78), Jusfaisar (55), Arul, Mona, Yanti dan lainnya, menyebutkan, terimakasih kepada Wulan yang telah datang lagi kepada kami, kami tidak menyangka Wulan mengunjungi masyarakat, Wulan sangat beda dengan calon lain, kalah menang tetap mengunjungi masyarakat.
“Ingatlah bahwa perjalanan politik adalah maraton, bukan sprint. Kesempatan untuk berkembang masih ada di depan untuk Wulan,” ujar Yanti.
Ditambahkan Mona, kekalahan dalam pemilu kemarin dapat menjadi pengalaman yang kuat bagi Wulan. Karenanya pengalaman ini dapat membuat Wulan untuk bangkit kembali dan memupuk semangat untuk terus berkarya dan mengabdi kepada masyarakat.
“Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, keberanian Wulan untuk berpartisipasi telah memberikan kontribusi yang berarti untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ingat, keberhasilan sejati datang dari tekad dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan, tetap semangat Wulan Denura,”cetus Mona. (Mal)













