BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...

Harga Naik Selama Ramadhan, Padang dan Bukittinggi Alami Inflasi

Kepala BPS Sumbar Dr. Sukardi saat ekspos perkembangan ekonomi Sumbar. Jen

PADANG – Gejolak harga kebutuhan bahan pokok di kota Padang menyebabkan terjadinya inflasi cukup signifikan di ibukota Provinsi Sumatera Barat ini.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat Dr. Sukardi Senin di Padang. Disebutkan Sukardi, untuk Padang Inflasi terjadi sebesar 1,43 persen. Kenaikan terjadi akibat tingginya sumbangan kelompok pengeluaran bahan makanan, transportasi, jasa keuangan dan komunikasi.

Sementara di kota Bukittinggi, juga terjadi inflasi sebesar 0,52 persen. Penyebabnya sama dengan Padang.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumbar April 2019, menurun 12,04 persen bila dibandingkan dengan bulan maret. Begitu juga dengan tingkat hunian hotel yang turun di bulan April sebesar 0,06 hari bila dibandingkan dengan bulan maret.

Begitu juga dengan jumlah penumpang angkutan domestik di BIM juga turun 8,81 persen bila dibandingkan bulan maret.

“Angkutan internasional juga turun 21,80 petseb di BIM, ” ujar Sukardi. (jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *