BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Harga Naik, Padang dan Bukittinggi Alami Inflasi

Kepala BPS Sumatera Barat Dr. Sukardi sedang ekspos. Jen

PADANG – Naiknya harga sejumlah bahan makanan di Kota Padang dan Bukittinggi, menyebabkan terjadinya inflasi di dua kota di Sumatera Barat ini.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat Dr. Sukardi dalam ekspos di Padang, Kamis, menyebutkan, inflasi di Padang dan Bukittinggi, karena terjadi kenaikan sebagian besar kelompok pengeluaran. Sehingga, Padang dan Bukittinggi mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,57 persen dan 0,26 persen.

Bahan makanan yang mengalami kenaikan, yakni Bawang Merah, Bawang Putih cabai merah, daging ayam, daging sapi dan tomat sayur.

Namun demikian, kata Sukardi, ada komunitas yang mengalami penurunan harga. Di Padang diantaranya, emas perhiasan, beras, rawit, kelapa. Sedangkan di Bukittinggi, beras, telur ayam ras, ayam nuggets, sawi hijau, dan beberapa komuditi lainnya.

Kunjungan Wisman Naik

Sementara kunjungi wisatawan mancanegara ke Sumatera Barat via BIM, naik selama bulan Maret sebesar 20,66 persen. Yakni sebanyak 6.220 orang. Dan di bulan Februari hanya sebanyak 5.155 orang.

“Naiknya kunjungan, juga berdampak pada naiknya hunian hotel, sebesar 57,54 persen, ” sebut Sukardi. (jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *