BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Gugus Tugas Covid-19 Kab. Solsel Non Aktifkan Penjagaan di Perbatasan

PADANG ARO, Payakumbuhpos.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid Solok Selatan menonaktifkan posko-posko penjagaan di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten sekitar. Hal ini disampaikan oleh Sekretariat Gugus Tugas yang juga Kalaksa BPBD Solok Selatan Richi Amran di Padang Aro, Sabtu 20 Juni 2020.

“Hari ini, Sabtu 20 Juni, Gugus tugas secara resmi telah menonaktifkan posko-posko di perbatasan Solsel dengan Dharmasraya dan juga Kab. Solok di Ulu Suliti,” ujar Richi.

Sebelumnya menurut Richi, Plt. Bupati Solsel Abdul Rahman telah menyurati jajaran TNI/Polri, serta berbagai OPD, terkait pengembalian personil dan peralatan pendukungnya ke instansi masing-masing.

Hal ini sejalan dengan dengan terbitnya Peraturan Gubernur Sumbar tentang pelaksanaan tatanan baru normal yang aman dan produktif covid, dimana akan dilaksanakannya pengurangan pembatasan di berbagai sektor, termasuk di perbatasan.

Namun tambahnya, posko di perbatasan Propinsi Sumbar, termasuk di perbatasan dengan Kerinci Jambi, pos penjagaan tetap dilaksanakan, dimana pos tersebut dijalankan oleh pihak Pemprov Sumbar beserta pihak terkait lainnya. Pos akan tetap melakukan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat yang akan keluar masuk Propinsi Sumbar.

Richi juga menyampaikan ucapan terima kasihnya serta permohonan maafnya kepada masyarakat dan semua pihak, dalam pelaksaan tugas di pos pos perbatasan selama hampir 2,5 bulan, sejak akhir Maret 2020 silam.

“Terima kasih atas dukungan masyarakat dan semua pihak, atas pelaksanaan tugas gugus tugas di pos-pos perbatasan. Serta permintaan maaf atas kesalahan-kesalahan yang tidak kami sengaja,” ujarnya. (Zaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *