BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Gerakan Liar #2019 Ganti Presiden Ratna Sarumpaet Harus Ditolak

PAYAKUMBUHPOS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Hanura Sayed Junaidi Rizaldi mendukung langkah masyarakat menolak gerakan politik liar yang diadakan Ratna Sarumpaet dengan Tahar #2019GantiPresiden.

“Kita mendukung masyarakat menolak gerakan itu. Itu gerakan liar. Gerakan politik yang menimbulkan perpecahan di mana-mana. Secara pribadi saya mendukung gerakan politik itu ditolak masyarakat,” kata Sayed Junaidi Rizaldi yang juga aktivis gerakan mahasiswa 1998 itu kepada kabarpolisi.com tadi malam.

Menurut Sayed seharusnya Polri tak perlu ragu untuk melarang gerakan tersebut. Dia mendukung langkah Polri melarang gerakan ini. “Jika dibiarkan akan menimbulkan gesekan di mana-mana. Bisa menimbulkan konflik horizontal,” katanya.

Sayed berpendapat tidak ada itu yang namanya gerakan ganti presiden. Yang ada itu Pemilihan Presiden dan itu berlangsung April 2019. ” Mari kita hormati proses demokrasi yang dilaksanakan KPU. Jangan bikin demokrasi itu liar. Jangan kita adu domba masyarakat,” katanya

sumber : kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *