BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Gelar Sosialisasi ASUH Pemko Bukittinggi Siapkan Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-– Untuk memaksimalkan pelaksanaan pemotongan hewan kurban, Pemerintah Kota Bukittinggi gelar sosialisasi Penata laksanaan Pemotongan Hewan Kurban yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

“Hari Raya Idul Adha Tahun 2024 semakin dekat, yang tidak terlepas dari pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Tata pelaksanaan hewan kurban perlu disosialisasikan kepada seluruh masjid dan musholah yang ada,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Bukittinggi, Hendry, Sabtu (01/06).

DPP Bukittinggi bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat melaksanakan sosialisasi peningkatan pemahaman petugas dan masyarakat terkait pelaksanaan hewan kurban.

“Program ini diikuti perwakilan panitia kurban di 40 masjid di Kota Bukittinggi, perwakilan RPH-R, perwakilan Puskeswan Bukittinggi,” kata Hendry.

la menyebut lebih dari 1.000 ekor hewan kurban di masjid dan mushaola di Kota Bukittinggi akan dipotong nantinya.

“Semua hewan itu diperiksa antemortem dan postmortem oleh Tim Dinas Pertanian dan Pangan, selanjutnya akan dikeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang menyatakan hewan layak untuk dijual,” katanya.

DPP juga nantinya menyiapkan tim rescue penanggulangan masalah pelaksanaan kurban.

Sementara itu, Ketua MUI Bukittinggi Aidil Alfin selaku narasumber menjelaskan, tentang penyembelihan hewan kurban menurut syariah sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist.

“Keterbukaan panitia kurban sebagai sohibul kurban atau wali dengan peserta kurban wajib diperhatikan,” kata Aidil.

“Jika kelebihan uang dari pembelian hewan kurban harus disampaikan ke peserta dan harus disepakati kegunaan uang tersebut,” pungkasnya.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *