BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...
WISATA  

Gadis (17) Yang Lagi Hamil 6 Bulan Nekad Kabur Dan Ngelem

PADANG-
Seorang gadis dibawah umur Dila (17) yang tengah hamil enam (6) bulan, nekad, kabur dari Kota Bukittinggi ke Kota Padang. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Padang, dia kami amankan di tribun rumah bagonjong Imam Bonjol, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (01/06/2018)

“Dia kami amankan di tribun Rumah bagonjong Imam Bonjol, dini hari sekitar pukul 01.45,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Padang Yadrison saat ditemui awak media merdeka.com di Mako Satpol PP Kota Padang.”

Lebih lanjut Yadrison mengatakan, “Dila kami amankan secara tak sengaja saat petugas melakukan patroli rutin di pusat Kota Padang. Dia sempat meronta untuk tidak dibawa oleh petugas, namun harus tetap dibawa karena dirinya kedapatan menghisap lem. Untuk selanjutnya, yang bersangkutan akan kita kirim ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Padang untuk direhabilitasi dan mendapat pembinaan,” katanya

Sementara itu Dila menyebutkan, “bahwa dirinya nekad kabur dari Bukittinggi ke Padang karena ada permasalahan pribadi dengan keluarganya. Dan saya baru sekali ini saja mencoba menghisap lem, ucapnya sembari terisak
(T2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *