BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Fadly Amran Bangkitkan Padang Panjang sebagai Kota Peradaban Islam

Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran BBA datuak Paduko Malano didampingi Ketua DPRD DR. Novi Hendri menyerahkan zakat pribadinya kepada Ketua BAZNAS Padang Panjang disela peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW di Islamic Center.

PADANG PANJANG – Walikota termuda Indonesia dari kota Padang Panjang terus menggelorakan dan memicu semangat revitalisasi kotanya sebagai pusat sejarah dan peradaban Islam di Indonesia.

“Insyaallah, mohon doa dari semuanya. Semoga kami mampu merealisasikan kembali posisi kota Padang Panjang sebagai salah satu pusat peradaban Islam di Indonesia,” kata Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malana dalam peringatan Israk Mikraj Pemko Padang Panjang di Mesjid Islamic Centre Koto Katiak Kecamatan Padang Panjang Timur.

Peringatan Israk Mikraj yang dihadiri Ketua DPRD Dr. Novi Hendri Datuak Bagindo Saidi, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval,  SIK dan Sekda Padang Panjang Martoni Abil. Mesjid Islamic Centre terlihat penuh sesak oleh jemaah yang merupakan ASN dan siswa sekolah menengah di Padang Panjang.

Peringatan Israk Mikraj ini menampilkan penceramah dari Jakarta yakni Lukman Sayadi alias Ustad Joker. Dalam ceramahnya ustad gaul ini banyak memaparkan sejarah Israk Mikraj dan pemahaman objektif terhadap Kerasulan Nabi Muhammad SAW.

Misalnya,  kata Ustad Joker tentang pemahaman Sunah Rasul itu bisa dipetik dari pengalaman beliau saat pulang ke rumah dimana istri beliau selalu mengelap wajah Rasul dan lalu mengusapkan keringat Rasul ke wajahnya. “Itu sudah menjadi kebiasaan Siti Aisyah, sebab keringat Rasul harum sekali dan bisa membuat wajah Siti Aisyah merah merona setelah kena keringat wajah nabi,”Jelasnya.

Tetapi, sikap nabi dan Siti Aisyah itu tidak serta merta harus ditiru umat karena menganggap hal itu sebagai sunnah. “Itu perbuatan keliru. Sebab keringat Nabi berbeda dengan keringat kita. Kalau kebiasaan Aisyah itu kita tiru. Bisa bisa wajah istri kita kena kurap karena keringat kita banyak bakterinya,” Seloroh Sang Ustad yang ditimpali ketawa riuh jemaah termasuk Wako Padang Panjang yang terlihat kesulitan menahan ketawanya setiap ustad gaul ini melemparkan joke joke ceramahnya.

Mohon doa warga

Walikota Fadly Amran dalam sambutannya pada acara Israk Mikraj ini kembali melontarkan beberapa gagasan segarnya untuk pengembangan kota Serambi Mekkah ini ke depannya, salah satunya mereaktualisasi kembali kota Padang Panjang sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia.

“Kami memohon doa dari bapak ibu semoga kami mampu mewujudkan kota Padang Panjang sebagai pusat peradaban Islam di Indonesia termasuk program kota lainnya,” kata Fadly yang pada kesempatan itu mengenakan baju muslim yang cukup trendy sebagai walikota.

Dalam banyak kesrmpatan, alumni sekolah bisnis di Amerika ini sering melontarkan gagasan spektakuler untuk pengembangan kota Padang Panjang di masa depan. Salah satu argumen Fadly bahwa gagasan itu tidak sulit dilakukan mengingat posisi demografi kota Padang Panjang yang sangat mini yakni dengan luas 23km2.

Walikota termuda yang pada tahun ini baru masuk usia 31 tahun ini, sekarang sedang mempersiapkan konsep aktual reaktualisasi dan revitalisasi kota Padang Panjang tersebut. Dalam melaksanakan program ini Wako Fadly memanfaatkan dukungan pihak ketiga. (awe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *