BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....

Erick Thohir Disebut Bohongi Masyarakat Terkait Perolehan Keuntungan BUMN

Erick Thohir

Jakarta – Menteri BUMN, Erick Thohir mendapatkan pukulan ketika mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mengungkap fakta tak terduga tentang laba perusahaan milik negara itu.

Erick Thohir diklaim membohongi masyarakat dengan pengumuman laba yang diperoleh BUMN.

Sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan jika BUMN mengalami pelonjakan laba sebesar 350 persen untuk tahun 2020-2021.

Namun, dilansir Pikiran-Rakyat.com dari YouTube MSD, Said Didu membantah perhitungan tersebut.

Bahkan, Said Didu mengungkapkan fakta tak terduga tentang laba yang diperoleh BUMN.

“Publik harus paham, angka itu pada 2020 laba hanya RP6 triliun untuk satu semester dan sekarang naik menjadi Rp26 tirliun. Padahal, laba BUMN biasanya satu semester sudah mendekati angka Rp100 triliun,” kata Said Didu.

Menurut Said Didu, jika dengan perhitungan laba BUMN saat ini, berarti keuntungan yang diperoleh hanya sebesar 20 persen dari biasanya yang bisa mencapai Rp100 triliun.

“Ini cara memainkan angka untuk menghipnotis masyarakat. Tugas saya adalah mengawasi kebohongan-kebohongan tersebut bahwa ini pengelabuan,” ujar Said Didu.

Selain itu, Said Didu juga menyinggung terkait publikasi keuntungan dari PT Freeport.

Erick Thohir menyampaikan keuntungan yang diperoleh PT Freeport tetapi bukan dalam bentuk angka pasti, melainkan persentase.

“Sama seperti kemarin menyatakan bahwa tahun lalu laba PT Freeport naik dua kali lipat. Dia tidak tahu bahwa tahun lalu PT Freeport hampir tidak berproduksi dan dia tidak menyebutkan angkanya. Ini pengelabuan-pengelabuan yang sering dilakukan,” ucap Said Didu. / PR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *