BERITA UTAMA

Bintang Utama Bantai KBS di LJP

Teks foto: SSB KBS dibantai SSB Bintang Utama dengan skor 0-6, di lapangan kelurahan Koto Baru, kecamatan Payakumbuh Timur, Jumat...
BERITA UTAMA

Bukti Rasa Syukur, Masyarakat Sijunjung Gelar Tradisi Bakaua Adat di Los Tobek

Sijunjung,Payakumbuhpos - Bakaua Adat adalah sebentuk tradisi yang ada dimasyarakat Minang Kabau, khususnya Kabupaten Sijunjung sebagai bentuk rasa syukur kepada...
BERITA UTAMA

DPD Pappri Sumbar Himpun Dana Bencana Alam Sumatera Barat

Teks foto: Kru Pappri Sumbar ikut sakaki menghimpun pencarian dana bencana alam Sumatera Barat.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Pasca...
BERITA UTAMA

Disorot Fraksi Golkar, Habiskan APBD Rp1,5 M, Kini Incinerator Sudah Menjadi Besi Tua

Teks foto: Wirman Putra-Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD kota Payakumbuh.       Payakumbuhpos.id | Payakumbuh--- Gaung kasus incinerator di RSUD...
BERITA UTAMA

Lulus di ITB Lewat Jalur Undangan, YB. Dt. Parmato Alam Salurkan Bea Siswa

Teks foto: Yendri Bondra Dt. Parmato Alam salurkan bantuan bea siswa kepada Ranji Andiko yang lulus di ITB Bandung lewat...
WISATA  

Dusun Boriay Desa Sinakak Butuh Sentuhan Pembangunan

Wagub Sumbar Nasrul Abit saat acara pelantikan Pramuka Kep. Mentawai. Humas Sumbar

MENTAWAI – Salah daerah yang memiliki potensi terbesar masa datang di ujung Selatan Kepulauan Mentawai adalah dusun Boriay Desa Sinakak. Dusun yang jumlah penduduk 42 kepala keluarga (kk) telah direncanakan pembangunan dermaga perikanan dan tambang batu bara terbesar di Kepulauan Mentawai bagian Selatan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubenur saat melakukan pertemuan dengan masyarakat Boriay di Posko Polsek Sinakak Kecamatan Pagai Selatan, Selasa sore (18/1/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kortanius Sabaleake, Camat Pagai Selatan Kades, Kepala Dusun beberapa perangkat desa.

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit menyampaikan, untuk meningkatkan pembangunan di daerah ini diharapkan persoalan tanah jangan jadi penghalang dan kendala. Masyarakat seyogyanya melepaskan saja untuk kemajuan pembangunan daerah jangan ada sengketa yang menjadi penghalang kelancaran rencana pembangunan.

Karena dari potensi cukup besar di dusun Boriay amat membutuhkan pembangunan listrik, alat komunikasi dan sarana jalan yang menghubungkan ke Sikakap sepanjang 70 km.

Kemudian berdasarkan dialog pendapat masyarakat sangat menginginkan mesin kapal untuk membantu mereka dalam produktifitas nelayan. Mereka punya kapal dan bisa membuat kapal namun persoalan mesin tentu sangat diharapkan.

Ada 37 mesin dan jaring diharapkan masyarakat Boriay Sinakak, pemprov Sumbar akan coba memasukan dalam kegiatan prioritaskan untuk APBD tahun 2020.

Sementara untuk listrik dan alat komunikasi kita akan bicarakan dengan PLN dan Kementerian Kominfo dan Kementrian Daerah tertinggal Republik Indonesia dalam pengadaan pembangunan tower jaringan komunikasi, ujar Wagub.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Kortanius menyampaikan, selama satu tahun bawa pak Wagub Nasrul Abit keliling Mentawai dan ini baru pertama kali berkunjung di ujung Selatan Mentawai.

Dusun Boriay adalah lokasi dermaga terbaik, baik dari kondisi daerah pulau-pulau dan potensi yang ada amat mendukung terhadap pengembangan dermaga akan lebih bagus perkembangan dimasa datang. Walaupun sudah ada pelabuhan Sikakap akan tetapi lokasi rencana pembangunan dermaga Boriay lebih menjanjikan.

Menyikapi kondisi masyarakat selain belum ada listrik, alat komunikasi juga ada sebuah masjid yang membutuhkan bantuan membuatnya lebih baik dan cantik. Karena ini daerah ini mayoritas Islam ujar Kortanius.

Kortanius menyampaikan, saat ini dalam mendorong Mentawai keluar dari kategori daerah tertinggal. Berbagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Mentawai terus dilakukan.

Ada pembanguan pelabuhan Labuhan Bajau di Mentawai bagian utara karena mendukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus. Kemudian pembangunan infrastruktur jalan trans Mentawai sejauh 280 km dan trans laut menghubungan semua pulau Kepuluan Mentawai.

Kepala Desa Tarsan Samaloisa juga menyampaikan, ada keluhan masyarakat soal bantuan jadi troma karena tidak pernah ada hanya janji-janji tidak pernah ada. Sudah banyak juga proposal yang disampaikan namub tak kunjung ada jawaban.

Disini sudah ada Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)serta juga ada Bidan Desa. Yang melayani 42 kk dengan jumlah penduduk lebih kurang 150 jiwa.

Saat ini sudah ada 4 (empat) juga pembangunan PLTS dari 7 (tujuh) yang telah direncanakan di Desa Sinakak. Namun tentunya belum mencukupi dalam memenuhi kebutuhan untuk kesejateraan masyarakat.

Soal tanah dalam memajukan pembangunan di dusun Boriay, masyarakat telah bersedia menyerahkan tanah mereka yang saat telah ada 3 Ha. Jika dibutuhkan lagi masyarakat juga bersedia dengan iklas, katanya. (zs/jen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *