BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...

Dua Rumah Rusak dan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Banjir Situjuah Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA – Banjir bandang di Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar, mengakibatkan dua rumah warga masing-masing di Jorong Padang kuniang Sikabu dan Jorong Batu Laweh Durian Teleng, Nagari Situjuah Gadang ,Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mengalami rusak berat.

Selain dua rumah, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa 16 April 2019.l itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota juga melaporkan, sejumlah area pertanian sawah milik warga juga terdampak banjir bandang yang dipicu tingginya intensitas hujan.

“Data sementara, Dua unit rumah warga rusak berat. Tertimbun material lumpur setinggi satu hingga Dua meter. Selain itu, sawah areal pertanian juga tertimbun lumpur,” kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir melalui sambungan seluler, Selasa 16 April 2019.

Joni Amir menjelaskan, tingginya intensitas hujan di Limapuluh Kota sejak siang tadi, menyebabkan longsor di bagian puncak Gunung Sago. Terpantau ada tiga titik longsor. Material longsor ini menerjang Dua Jorong Padang kuniang Sikabu dan Jorong Batu Laweh Durian Teleng. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang timbul akibat peristiwa ini.

Menurut Joni Amir, selain melakukan pendataan, pihaknya juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir bandang. Serta, membantu membersihkan sisa material yang menggenangi rumah warga. Tenda pengungsian juga sudah didirikan untuk warga yang terdampak.

“Kita tadi sudah evakuasi warga, membantu membersihkan material lumpur serta mendirikan tenda darurat. Untuk sementara, kondisi masih aman. Namun demikian, kita himbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di pinggiran sungai-sungai untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih hujan.” (editor)

Sumber vivacoid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *