BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Dua Rumah Rusak dan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Banjir Situjuah Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA – Banjir bandang di Kabupaten Limapuluh Kota Sumbar, mengakibatkan dua rumah warga masing-masing di Jorong Padang kuniang Sikabu dan Jorong Batu Laweh Durian Teleng, Nagari Situjuah Gadang ,Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, mengalami rusak berat.

Selain dua rumah, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa 16 April 2019.l itu, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota juga melaporkan, sejumlah area pertanian sawah milik warga juga terdampak banjir bandang yang dipicu tingginya intensitas hujan.

“Data sementara, Dua unit rumah warga rusak berat. Tertimbun material lumpur setinggi satu hingga Dua meter. Selain itu, sawah areal pertanian juga tertimbun lumpur,” kata Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir melalui sambungan seluler, Selasa 16 April 2019.

Joni Amir menjelaskan, tingginya intensitas hujan di Limapuluh Kota sejak siang tadi, menyebabkan longsor di bagian puncak Gunung Sago. Terpantau ada tiga titik longsor. Material longsor ini menerjang Dua Jorong Padang kuniang Sikabu dan Jorong Batu Laweh Durian Teleng. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang timbul akibat peristiwa ini.

Menurut Joni Amir, selain melakukan pendataan, pihaknya juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir bandang. Serta, membantu membersihkan sisa material yang menggenangi rumah warga. Tenda pengungsian juga sudah didirikan untuk warga yang terdampak.

“Kita tadi sudah evakuasi warga, membantu membersihkan material lumpur serta mendirikan tenda darurat. Untuk sementara, kondisi masih aman. Namun demikian, kita himbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di pinggiran sungai-sungai untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih hujan.” (editor)

Sumber vivacoid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *