BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional PAYAKUMBUH TOKOH

Partai Demokrat Limapuluh Kota Buka Pendaftaran Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati

Teks foto: Partai Demokrat Limapuluh Kota Buka Pendadaftaran Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati, terhitung 2 April hingga 6 Mei.  ...
BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
WISATA  

Dosennya Tuduh Bom Surabaya Rekayasa, Begini Tanggapan USU

Himma Dewiyana

MEDAN, payakumbuhpos.com – Hingga saat ini pihak Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), belum bisa mendapatkan keterangan resmi dari Dosen FIB USU Himma Dewiyana, terkait status facebooknya yang viral menyikapi kejadian bom Gereja di Surabaya.

Saat ditemui di kantornya, Humas USU Evi Sumanti mengatakan Himma sebenarnya orang yang sangat perempuan sekali, lemah lembut, santai dan saat berbicara sopan sekali.

“Bisa jadi dia buat status karena merasa kecewa dengan kondisi negara saat ini.
Saya juga belum dapat keterangan pasti dari dia, bisa jadi indikasinya seperti itu,” kata Evi di Kantor Biro Kampus USU, Jumat (18/5/2018).

Ia menambahkan bahwa pertama dengar kabar itu sangat kaget, karena ada yang bilang status Himma masuk media online.

Memang tidak ada seperti kaitkannya masalah bom disitu, tapi nanti coba kita minta klarifikasinya.

“Sepertinya dia masih kaget kok bisa jadi sedemikian hebohnya. Kita cuma bisa bantu untuk hubungi dari teman dekatnya, itupun hanya sekali-kali baru dibalasnya,” ujar Evi.

“Karena saya coba hubungi pakai WA dia tidak mau balas sama sekali dan centang di WA hanya satu tidak masuk pesannya,” ungkapnya.

Perlu diketahui, setelah tiga serangan bom bunuh diri pada Minggu (13/5/2018) lalu di tempat ibadah Surabaya, Himma Dewiyana memosting sebuah tulisan yang menyebut pengeboman gereja itu merupakan pengalihan isu.

“Skenario pengalihan yg sempurna… #2019GantiPresiden” tulis akun facebook Himma Dewiyana

Setelah postingannya viral, Himma Dewiyana langsung menutup akun facebooknya.

Namun, postingannya sudah terlanjur di sceenshoot netizen dan dibagikan ke media daring.

Sumber: kabarpolisi.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *