BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Dosen Seni Rupa FBS UNP Siapkan Buku Teks Ber-ISBN

Dekan FBS UNP Prof Dr Ermanto

PADANG – Publikasi buku pada masa revolusi industri 4.0 dapat dilakukan melalui bentuk ebook dan dalam bentuk cetak. Pada masa era revolusi industri ini, buku dalam bentuk ebook dapat dijual melalui dalam jaringan dan dapat dibeli oleh pembaca di seluruh dunia. Dosen di perguruan tinggi sebaiknya terus-menerus menjadi subjek yang berani membuat, mempublikasi, mempertanggungjawabkan, dan memanen hasilnya. Buku kita harus berisi hal-hal baru seperti karya seni yang menginspirasi banyak orang atau pembaca.

Demikian ditegaskan oleh narasumber Prof. M. Dwi Marianto, M. F. A., Ph. D. dari Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta pada lokakarta penulisan buku teks dari hasil penelitian pada era revolusi industri 4.0 ini yang dilaksanakan hari ini (15/8) di Kampus FBS UNP Air Tawar Padang.

Dekan FBS Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum menegaskan bahwa penulisan buku teks terutama yang diolah dari hasil penelitian sangat perlu dilakukan secara berkesinambungan agar hasil penelitian itu dapat dipublikasikan secara lengkap kepada para mahasiswa, dosen, dan pengguna lainnya.

Prof. Ermanto menambahkan bahwa publikasi hasil penelitian secara lengkap dalam bentuk buku teks BER-ISBN sangat penting selain dipublikasikan bagian-bagiannya dalam bentuk artikel yang dimuat pada jurnal nasional dan jurnal internasional bereputasi.

Lebih lanjut Ketua Jurusan Seni Rupa FBS UNP Drs. Syafwan, M. Si. menjelaskan bahwa lokakarya penulisan buku teks ini diikuti oleh semua staf pengajar yang berlangsung selama satu hari penuh.

Drs. Syafwan, M. Si. menambahkan bahwa publikasi hasil penelitan dosen-dosen Jurusan Seni Rupa dalam bentuk buku teks tetap diupayakan secara berkesinambungan agar hasil penelitian dosen setiap tahun dapat disampaikan kepada masyarakat kampus dan masyarakat luar kampus di era revolusi industri 4.0 saat ini. (ET)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *