BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...
BERITA UTAMA

Luar Biasa, Winda Lorita Bawa Buah Tangan Untuk Membakar Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh di LSI

Teks foto; Mangagetkan---Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh dibakar Winda Lorita di stadion Danu Setiawan, Kamis 27 Juni 2024.    ...
BERITA UTAMA

Dengan Semangat Menyala, Kota Biru Payakumbuh di LSI Tingkat Nasional Diyakini Lolos ke Babak Berikutnya

Teks foto: Salah seorang pemain Kota Biru Payakumbuh Habibi mencoba mengiring bola ke gawang tim Ocehan Stars Banten, namun gagal...

Diskominfo Kota Bukittinggi dan BSSN Gelar Workshop Kesiapan Siagaan Penanganan Insiden Siber

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-– Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) gelar workhop kesiap siagaan penanganan insiden siber di Aula Balai Kota Bukittinggi, Kamis, (25/04).

Kegiatan workshop kesiapsiagaan penanganan insiden siber ini diikuti oleh SKPD dan seluruh bagian Sekretariat di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi Suryadi, menyampaikan, dalam rangka pelaksanaan Manajemen Keamanan Informasi SPBE, maka Pemerintah Daerah perlu melakukan langkah-langkah terpadu dan terarah yakni dengan membentuk Tim Tanggap Insiden Siber atau lebih dikenal dengan Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Untuk itu, workhop kesiapsiagaan penanganan insiden siber ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menangani insiden siber.

“Transformasi digital yang terus berkembang saat ini sangat potensi ancaman dan serangan siber. untuk itu penting bagi semua pihak untuk memahami strategi dan implementasi penanganan insiden siber, termasuk persiapan, respons, dan tindak lanjut yang melibatkan sumber daya manusia, kebijakan, dan teknologi” ungkapnya

Suryadi menambahkan, CSIRT (Computer Security Incident Response Team (CSIRT) adalah organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk menerima, meninjau, dan menanggapi laporan dan insiden siber. Anggota dari Tim CSIRT ini terdiri dari Personil yang terampil yang dilatih untuk mendeteksi, menilai dan mengurangi insiden siber dengan segera.

Workshop kesiap siagaan penanganan insiden siber ini menghadirkan dua narasumber dari Badan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yaitu Dr. Lukman Nur Hakim, SE, MM dan Achmad Ridho, S.Tr.TP.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *