BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata

TIGA SKANDAL DI DINKES AGAM: Kasus Asusila Magek Menggantung, Sopir Merasa Ditinggalkan Kadis, Rangkap Jabatan Wartawan Pemkab Tutup Mata  ...
BERITA UTAMA

Heboh! Masyarakat Tarok Pertanyakan Sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh

PAYAKUMBUH — Heboh, masyarakat Tarok pertanyakan terbitnya sertifikat atas Ex Kantor Lurah Tarok yang Diklaim Pemko Payakumbuh. Hal tersebut sempat...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan

Diduga Abaikan Perintah Bupati, Kadis Kesehatan Agam Dituding Tutupi Kasus Asusila di Puskesmas Magek Selama 9 Bulan   *AGAM, Payakumbuhpos.id*...
BERITA UTAMA

Diketuai Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An, Tim Pengabdian Masyarakat Univ USU Edukasi Masyarakat Kwala Bingai

Foto; Ns. Reisy Tane, M.Kep., Sp.Kep.An (Its) MEDAN – Tim pengabdian bagi masyarakat Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Ns....
BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...

Dinas Parpora Bukittinggi Cadangkan Rp. 2 Miliar Revitalisasi Benteng Fort de Kock

Bukittinggi – Tidak menafikan kota Bukittinggi, banyak meninggalkan sejarah masa lalu. Setidaknya sejarah peninggalan pemerintahan kolonial Belanda, sebagai daya tarik pendidikan disamping wisata alam, Rabu (5/1/2021)

Namun sejarah itu bagai terabaikan, konsep inilah yang akan diusung Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Perpora) kota Bukittinggi, melakukan repitalisasi benteng Forfdekock, tahun 2022.

Kepala Dinas Parpora Bukittinggi Supadria, menyebut. Repitalisasi Benteng Ford de Kock Bukittinggi tahun 2022 mendatang memadukan konsep Historical Edukatif.

“Ya.. kita padukan konsep obyek wisata Benteng Ford de Kock itu antara sejarah dan pendidikan”, ujarnya menjawab pertanyaan digendung Dewan DPRD kota Bukittinggi. Rabu 4/1.

Supadria mengatakan, sejarah Benteng Ford de Kock itu banyak menyimpan sejarah peninggalan masa pemerintahan Hindia-Belanda yang menjadi daya tarik wisata sejarah.

Di Bukittinggi, selain Jam Gadang yang menjadi ikon kota. Rumah kelahiran Sang Proklamator Bung Hatta, Bukittinggi juga memiliki benteng bersejarah yang patut untuk dikunjungi.

Benteng itulah yang akan direvitalisasi, katanya, karena Benteng Fort de Kock, merupakan sebuah benteng penting dalam catatan sejarah perjuangan masyarakat Bukittinggi mengusir penjajah.

Anggaran repitalisasi itu sudah dicadangkan senilai Rp.2 miliar lebih, ujar Supadria. (mel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *