BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Gelar Rakor BIAS

Payakumbuh—Dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi pada anak sekolah, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dan Penandatanganan MoU di Aula Ngalau Lt. 3 Balai Kota Payakumbuh, Senin (30/10/2023).

Pj. Wako Payakumbuh Jasman yang diwakilkan oleh Asisten I Dafrul Pasi, turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kepala Kemenag Payakumbuh, serta TP PKK Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Dafrul mengatakan penerapan program BIAS ini akan memodifikasi upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam melakukan vaksinasi Covid-19 yang lalu, baik dari teknis pelaksanaan maupun peluncuran inovasi untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi anak sekolah.

“Pada tahun ini, kita lakukan kembali untuk mengantisipasi terjadinya kasus penyakit PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi),” ujarnya.

Ditambahkan Dafrul, meskipun program imunisasi ini ditujukan kepada anak, orangtua sebagai wali anak juga mesti diberikan pemahaman dan edukasi agar bersedia ikut serta menyukseskan program BIAS.

“Kita butuh support dari semua pihak, termasuk orangtua. Seperti peribahasa sedia payung sebelum hujan, kita berharap imunisasi ini dapat mencegah anak agar tidak terjangkit berbagai macam penyakit,” sambungnya.

Untuk pelaksanaan program BIAS, Dafrul kembali menegaskan bahwa edukasi tentang pentingnya imunisasi menjadi tugas bersama dari pemerintah, guru, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

“Gencarnya kekuatan arus informasi dan teknologi sekarang harus kita manfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya program BIAS kepada masyarakat di Kota Payakumbuh dengan tampilan yang menarik dan menyenangkan.
Kita juga bisa menerapkan inovasi2 yg kita lakukan saat memacu progress vaksinasi pada saat covid 19…spt membuat jadwal vaksinasi ke sekolah2 dengan melibatkan seluruh stake holder bukan saja tim vajsinator namun juga tim promkes dan kapan perlu juga melibatkan lemyuluh agama.
Di samping itu inovasi2 spt pemberian doorprize, tidak menggunakan pakaian dinas bagi tenaga kesehata di harapakan juga dapat progress capaian untuk semakin meningkat agar anak kita tumbuh dengan sehat,” tutupnya.

Lebih lanjut, diakhir pertemuan juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dengan Dinas Kesehatan beserta jajarannya untuk menjangkau seluruh sasaran BIAS Kota Payakumbuh. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *