BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Gelar Rakor BIAS

Payakumbuh—Dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi pada anak sekolah, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dan Penandatanganan MoU di Aula Ngalau Lt. 3 Balai Kota Payakumbuh, Senin (30/10/2023).

Pj. Wako Payakumbuh Jasman yang diwakilkan oleh Asisten I Dafrul Pasi, turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kepala Kemenag Payakumbuh, serta TP PKK Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Dafrul mengatakan penerapan program BIAS ini akan memodifikasi upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam melakukan vaksinasi Covid-19 yang lalu, baik dari teknis pelaksanaan maupun peluncuran inovasi untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi anak sekolah.

“Pada tahun ini, kita lakukan kembali untuk mengantisipasi terjadinya kasus penyakit PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi),” ujarnya.

Ditambahkan Dafrul, meskipun program imunisasi ini ditujukan kepada anak, orangtua sebagai wali anak juga mesti diberikan pemahaman dan edukasi agar bersedia ikut serta menyukseskan program BIAS.

“Kita butuh support dari semua pihak, termasuk orangtua. Seperti peribahasa sedia payung sebelum hujan, kita berharap imunisasi ini dapat mencegah anak agar tidak terjangkit berbagai macam penyakit,” sambungnya.

Untuk pelaksanaan program BIAS, Dafrul kembali menegaskan bahwa edukasi tentang pentingnya imunisasi menjadi tugas bersama dari pemerintah, guru, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

“Gencarnya kekuatan arus informasi dan teknologi sekarang harus kita manfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya program BIAS kepada masyarakat di Kota Payakumbuh dengan tampilan yang menarik dan menyenangkan.
Kita juga bisa menerapkan inovasi2 yg kita lakukan saat memacu progress vaksinasi pada saat covid 19…spt membuat jadwal vaksinasi ke sekolah2 dengan melibatkan seluruh stake holder bukan saja tim vajsinator namun juga tim promkes dan kapan perlu juga melibatkan lemyuluh agama.
Di samping itu inovasi2 spt pemberian doorprize, tidak menggunakan pakaian dinas bagi tenaga kesehata di harapakan juga dapat progress capaian untuk semakin meningkat agar anak kita tumbuh dengan sehat,” tutupnya.

Lebih lanjut, diakhir pertemuan juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dengan Dinas Kesehatan beserta jajarannya untuk menjangkau seluruh sasaran BIAS Kota Payakumbuh. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *