BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Gelar Rakor BIAS

Payakumbuh—Dalam rangka peningkatan capaian vaksinasi pada anak sekolah, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dan Penandatanganan MoU di Aula Ngalau Lt. 3 Balai Kota Payakumbuh, Senin (30/10/2023).

Pj. Wako Payakumbuh Jasman yang diwakilkan oleh Asisten I Dafrul Pasi, turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Kepala Kemenag Payakumbuh, serta TP PKK Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Dafrul mengatakan penerapan program BIAS ini akan memodifikasi upaya Pemerintah Kota Payakumbuh dalam melakukan vaksinasi Covid-19 yang lalu, baik dari teknis pelaksanaan maupun peluncuran inovasi untuk meningkatkan angka capaian vaksinasi anak sekolah.

“Pada tahun ini, kita lakukan kembali untuk mengantisipasi terjadinya kasus penyakit PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi),” ujarnya.

Ditambahkan Dafrul, meskipun program imunisasi ini ditujukan kepada anak, orangtua sebagai wali anak juga mesti diberikan pemahaman dan edukasi agar bersedia ikut serta menyukseskan program BIAS.

“Kita butuh support dari semua pihak, termasuk orangtua. Seperti peribahasa sedia payung sebelum hujan, kita berharap imunisasi ini dapat mencegah anak agar tidak terjangkit berbagai macam penyakit,” sambungnya.

Untuk pelaksanaan program BIAS, Dafrul kembali menegaskan bahwa edukasi tentang pentingnya imunisasi menjadi tugas bersama dari pemerintah, guru, dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

“Gencarnya kekuatan arus informasi dan teknologi sekarang harus kita manfaatkan untuk mensosialisasikan pentingnya program BIAS kepada masyarakat di Kota Payakumbuh dengan tampilan yang menarik dan menyenangkan.
Kita juga bisa menerapkan inovasi2 yg kita lakukan saat memacu progress vaksinasi pada saat covid 19…spt membuat jadwal vaksinasi ke sekolah2 dengan melibatkan seluruh stake holder bukan saja tim vajsinator namun juga tim promkes dan kapan perlu juga melibatkan lemyuluh agama.
Di samping itu inovasi2 spt pemberian doorprize, tidak menggunakan pakaian dinas bagi tenaga kesehata di harapakan juga dapat progress capaian untuk semakin meningkat agar anak kita tumbuh dengan sehat,” tutupnya.

Lebih lanjut, diakhir pertemuan juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dengan Dinas Kesehatan beserta jajarannya untuk menjangkau seluruh sasaran BIAS Kota Payakumbuh. (Benpi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *