BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Gelar Rapat Koordinasi Lintas Program ILP Tahun 2024

Bukittinggi, Payakumbupos.id, –– Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan gelar rapat koordinasi lintas program dan lintas sektor terkait pelaksanaan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Kota Bukittinggi tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Santika Kota Bukittinggi, Kamis (20/06).

Kepala Dinas Kesehatan, Linda Faroza, menyampaikan, transformasi sistem kesehatan telah digulirkan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat sistem kesehatan dan mengatasi berbagai tantangan dalam pencapaian indikator kesehatan. Salah satu pilar prioritas yaitu Transformasi Pelayanan Kesehatan Primer yang bertujuan untuk menata kembali pelayanan kesehatan primer yang ada agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan komprehensif pada setiap siklus kehidupan melalui Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) di Kota Bukittinggi dengan dukungan Dana Hibah Global Fund Tahun 2024.

“Tujuan Rakor ini untuk meningkatkan koordinasi, pembinaan, fasilitasi, advokasi, dan dukungan para pemangku kepentingan maka diperlukan komitmen, kesamaan pemahaman dan kerjasama sehingga akan terjadi sinkronisasi dan kerjasama lintas sektor di tingkat Kabupaten Kota, sehingga perlu dilakukan Rapat Koordinasi Integrasi Layanan Primer (ILP),” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi, melalui Asisten I Setdako Bukittinggi, Isra Yonza, menyampaikan, Integrasi layanan primer, menjadi bagian dari kegiatan transformasi pelayanan kesehatan primer yang merupakan pilar pertama dari Transformasi Sistem Kesehatan yang digagas oleh Kemenkes RI dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah kesehatan. Ada tiga fokus utama ILP, siklus hidup sebagai fokus Integrasi Pelayanan Kesehatan sekaligus sebagai fokus penguatan promosi dan pencegahan. Mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring tingkat desa hingga dusun, serta resiliensi termasuk pandemi. Dan memperkuat pemantauan wilayah setempat (PWS) melalui digitalisasi dan pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan perdesaan serta kunjungan keluarga.

“Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer memfokuskan pelayanan pada pendekatan berbasis siklus hidup, bukan berbasis program dengan penerapan integrasi layanan guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, responsif, dan terjangkau. Untuk itu Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk mendukung penuh upaya tersebut demi mewujudkan Kota Bukittinggi lebih hebat khususnya di bidang pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Isra Yonza mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan ILP agar Kota Bukittinggi agar dapat menjadi lebih sehat dengan pelayanan kesehatan primer yang kuat. Penguatan struktur akan dilakukan melalui Puskesmas, Unit Pelayanan Kesehatan di Desa atau Kelurahan (PUSTU), Posyandu, dan kunjungan ke rumah masyaraka serta diintegrasikan dalam unit kegiatan PKK dan kelurahan.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Bagian Tata Pemerintah Setda Kota Bukittinggi, OPD terkait, Camat dan Lurah, TP PKK, serta Kepala Puskesmas se-Kota Bukittinggi.

(Mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *