BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Dihujat Menerapkan Hukum Syariat, Sultan Brunei : Saya Ingin Ajaran Islam

Sultan Hassanal Bolkiah

Jakarta – Kerajaan Brunei Darussalam menerapkan hukuman cambuk dan rajam hingga mati terhadap homoseksual pada 2019 lalu.

Sebagaimana dikutip Jurnal Soreang dari www.abc.net.au, hal ini disampaikan Sultan Hassanal Bolkiah menyerukan ajaran Islam yang “lebih kuat” dengam memberlakukan hukum syariah Islam.

“Saya ingin melihat ajaran Islam di negeri ini semakin kuat,” kata Sultan yang telah berkuasa selama 51 tahun itu.

Kerajaan Brunei Darussalam kini mencantumkan hukuman rajam hingga tewas terhadap kaum homoseksual.

Artinya orang-orang yang terlibat dalam perzinaan dan seks sesama jenis akan dilempari batu hingga mati, sesuai dengan interpretasi mereka terhadap hukum Islam alias hukum Syariat.

Tanpa menyebutkan hukum rajam yang mulai berlaku, Sultan Brunei menyatakan bahwa negaranya “adil dan bahagia” meski berbagai negara dan komunitas internasional menyampaikan penolakan.

“Siapa pun yang datang ke negara ini akan merasakan pengalaman manis dan menikmati lingkungan yang aman dan penuh harmoni,” sambungnya dalam sebuah pidato di Ibu Kota Bandar Seri Begawan.

Pemberlakuan hukum rajam ini pun menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk para selebritas dunia.

Para selebritas ini bahkan menyerukan boikot pada hotel-hotel mewah milik pemerintah kerajaan kecil itu, seperti The Dorchester Collection, Beverly Hills Hotel, dan Hotel Bel-Air.

Aktor ternama Hollywood George Clooney, presenter Ellen DeGeneres, hingga penyanyi Elton John menjadi segelintir selebritas dunia yang menyerukan boikot ini.

“Setiap kali kita bermalam, bertemu, atau makan di hotel-hotel itu, kita langsung memasukkan uang ke kantong mereka yang akan merajam warga mereka sendiri sampai mati karena gay atau berzina,” kata aktor Ocean’s Eleven ituitu seperti dilansir Jurnalsoreang (Habil Muhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *