BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Dihujat Menerapkan Hukum Syariat, Sultan Brunei : Saya Ingin Ajaran Islam

Sultan Hassanal Bolkiah

Jakarta – Kerajaan Brunei Darussalam menerapkan hukuman cambuk dan rajam hingga mati terhadap homoseksual pada 2019 lalu.

Sebagaimana dikutip Jurnal Soreang dari www.abc.net.au, hal ini disampaikan Sultan Hassanal Bolkiah menyerukan ajaran Islam yang “lebih kuat” dengam memberlakukan hukum syariah Islam.

“Saya ingin melihat ajaran Islam di negeri ini semakin kuat,” kata Sultan yang telah berkuasa selama 51 tahun itu.

Kerajaan Brunei Darussalam kini mencantumkan hukuman rajam hingga tewas terhadap kaum homoseksual.

Artinya orang-orang yang terlibat dalam perzinaan dan seks sesama jenis akan dilempari batu hingga mati, sesuai dengan interpretasi mereka terhadap hukum Islam alias hukum Syariat.

Tanpa menyebutkan hukum rajam yang mulai berlaku, Sultan Brunei menyatakan bahwa negaranya “adil dan bahagia” meski berbagai negara dan komunitas internasional menyampaikan penolakan.

“Siapa pun yang datang ke negara ini akan merasakan pengalaman manis dan menikmati lingkungan yang aman dan penuh harmoni,” sambungnya dalam sebuah pidato di Ibu Kota Bandar Seri Begawan.

Pemberlakuan hukum rajam ini pun menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk para selebritas dunia.

Para selebritas ini bahkan menyerukan boikot pada hotel-hotel mewah milik pemerintah kerajaan kecil itu, seperti The Dorchester Collection, Beverly Hills Hotel, dan Hotel Bel-Air.

Aktor ternama Hollywood George Clooney, presenter Ellen DeGeneres, hingga penyanyi Elton John menjadi segelintir selebritas dunia yang menyerukan boikot ini.

“Setiap kali kita bermalam, bertemu, atau makan di hotel-hotel itu, kita langsung memasukkan uang ke kantong mereka yang akan merajam warga mereka sendiri sampai mati karena gay atau berzina,” kata aktor Ocean’s Eleven ituitu seperti dilansir Jurnalsoreang (Habil Muhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *