BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Diduga Paksa Anak Mengemis, Seorang Pria Diamankan PolPP

Ilustrasi

PADANG, Harianindonesia.id – Satpol PP Kota Padang, Sumatera Barat, mengamankan seorang lelaki berinisial Zal. Dia ditangkap karena diduga kuat memaksa anak-anaknya untuk jadi pengemis di jalanan dan menganggu ketertiban dan kenyaman.

Saat zak terjaring dalam razia yang dilakukan petugas di lapangan Imam Bonjol Padang, Jumat (9/11/2018) siang. Ia kemudian ditangkap dan dibawa ke Markas Satpol PP. di Jalan Tan Malaka untuk diminta keterangan zal.

Dalam pemeriksaan sementara terungkap, ada tiga anaknys yang dipaksa mengimis dijalanan untuk mencari nafkah dan ditargetkan minimal dapat 100 ribu tiap anak. Jika tidak dapat, sang anaknya akan dipukuli sesukanya.

“Sedang kita periksa dan dalami. Pemeriksaan sementara, anaknya sering dipukuli kalau tak dapat 100 ribu tiap hari,” kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (P3D) Satpol PP Padang, Eka Putra Bahari saat dikonfirmasi.

Selain dugaan tindak kekerasan, zal juga diduga melakukan ekploitasi anak. Pihak Satpol PP berencana melimpahkan kasus ini kepada polisi, sementara tiga anaknya diserahkan ke Dinas Sosial Kota Padang untuk diberikan pembinaan terhadap ke 3 anak tersebut. ***

Sumber impiannewsdotcom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *