BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Perantau IKK Pulang Kampung Ibarat Sitawa Sidingin Bagi Masyarakat, Utamakan Anak Yatim

Payakumbuhpos.id |Payakumbuh--- Luar biasa, perantau Ikatan keluarga Koto Nan Godang (IKK) pulang kampung ibarat sitawa sidingin bagi masyarakat, utamakan anak...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH

Ketua IKK Joni Hendri Lepas Perantau Pulang Basamo

Payakumbuhpos.id|Jakarta - Salah satu sunnah dalam safar yang dianjurkan oleh syariat dan bisa meringankan kesusahan safar adalah melakukan safar di...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR Nasional

Berkat Kepedulian Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto, Perantau Suayan Tiba Dikampung Halaman

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota--- Perantau Suayan Jakarta sampai dikampung halaman (nagari Suayan), kecamatan Akabiluru, kabupaten Limapuluh Kota, disambut langsung Walinagari Suayan, Irwanul...
BERITA UTAMA

Safari Berbagai Daerah di Riau, Marta Uli Emmelia: UMKM Prioritas Utama Serikat Pekerja Kerah Biru

Jakarta - Ketua Bidang Ekonomi dan Bisnis Federasi Serikat Pekerja Kerah Biru (FSP Kerah Biru), Marta Uli Emmelia mengajak pekerja...
BERITA UTAMA

PAC Pasar Minggu Bersama BP2MI Sosialisasikan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Teks foto; Ketua PAC Pasar Minggu, Musta'in (ist) JAKARTA - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Pasar Minggu yang...

Diduga Askab PSSI Limapuluh Kota Hancur Ditangan Wabup RKN, Jaya Diera Ferizal Ridwan

Payakumbuhpos.id |Limapuluh Kota–Insan sepak bola kabupaten Limapuluh Kota kecewa dengan ketua Asosiasi kabupaten (Askab) PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia) periode sekarang yang diketuai Wakil Bupati Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Naskari (RKN), karena ditangannya PSSI diduga hancur dan mati suri.

“Semasa Ferizal Ridwan jadi wakil bupati Limapuluh Kota dan menjabat ketua Askab PSSI sering juara di Porprov bahkan selalu Luak Limopuluah main di 16 besar nasional liga 3 dan sampai ke peringkat 10 di nasional,”ujar Jhonny Dt. Rajo Mangkuto kepada media online ini, Minggu 31 Maret 2024.

Bahkan tambah Jhony Dt. Rajo Mangkuto, Limapuluh Kota pernah melaksanakan liga PSSI, dan mendatangkan Mentri ke Limapuluh Kota, dan ditangan RKN PSSI mati suri, gasliko tak mengikuti kompetisi, kalau pernah ke liga 3 berkat perubahan regulasi maka prestasi di 265 peringkat nasional, dan tahun berikutnya tak ikut serta lagi.

Dijelaskan Jhony Dt. Rajo Mangkuto Askab adalah sebuah organisasi atau asosiasi sepak bola yang menaungi seluruh kegiatan sepak bola di sebuah kabupaten di Indonesia.

Contohnya Askab Limapuluh Kota. Di kabupaten Limapuluh Kota biasanya ketua Askab di pegang oleh seorang wakil bupati. Dua periode Askab yang di ketuai oleh 2 orang wakil bupati yang muda, sinergi dan intelektual di periodenya masing-masing.

Wakil bupati periode Ferizal Ridwan. alias Buya, di periode beliau menjadi wakil bupati PSSI Limaluluh Kota jaya dan gaungnya sempat mencakar dunia. Sosok beliau di dunia persepakbolaan sudah tidak diragukan lagi untuk membina atlit maupun membina klub-klub sepak bola di kabupaten Limapuluh Kota.

Ini sudah lama beliau lakukan. Mulai dari Sabang sampai Meraukenya kabupaten Limapuluh Kota. Beliau selalu memberi motivasi yang positif kepada atlet maupun klub. Tak tanggung-tanggung beliau mau berkorban moril maupun materil demi sebuah cita-cita sepak bola di kabupaten Limapuluh Kota.

Ferizal Ridwan juga punya relasi yang sangat banyak dengan para pengusaha sukses dan pejabat-pejabat negara maupun orang-orang yang sudah berkecimpung di PSSI pusat. Jadi merupakan modal besar bagi beliau untuk keseriusan meningkatkan kegiatan sepak bola di daerah ini.

Begitu juga halnya dengan di daerah sendiri. Di kabupaten Limapuluh Kota Buya selalu mengajak dan tanpa pilih-pilih orang untuk selalu berbuat dalam hal-hal positif di sepak bola.

Walaupun ada keterbatasan pengurus di Askab, tapi Buya tidak pernah meninggalkan orang-orang yang benar-benar mau ikut dalam kemajuan sepak bola di kabupaten Limapuluh Kota. Banyak event-event besar yang kadang-kadang diluar nalar kita sebagai masyarakat daerah yang telah diperbuatnya.

Sangat panjang kalau kita berbicara tentang sosok Ferizal Ridwan dalam dunia sepak bola. Tapi intinya yang saya suka adalah selalu mengajak para pakar sepak bola di daerah tanpa ada membedakan satu orang atau golongan yang mau berbuat demi kemajuan sepak bola di kabupaten Limapuluh Kota.

“Jadi menurut saya selama Buya memegang ketua Askab di periode nya tidak ada cerita untuk sepak bola di kabupaten Limaluluh Kota terhenti atau mati suri. Sekarang, PSSI Limaluluh Kota, mau bilang apa, tidak jalan sama sekali, daerah lain seperti kota Payakumbuh sudah menyelenggarakan kongres kemaren,” papar Jhony Dt. Rajo Mangkuto.

Sedangkan wakil bupati periode RKN.
Yang saya tahu. Setelah dilantik sebagai ketua Askab kabupaten Limapukuh Kota, RKN membuat pengurus Askab yang menurut saya adalah orang-orang terdekatnya, diantara semua orang itu ada yang tidak mengerti atau tidak paham dengan sepak bola.

Walaupun RKN seorang pebisnis dan punya banyak pergaulan tapi beliau belum paham apa itu dunia sepak bola. Meskipun dia pernah juga sekali membawa Gasliko sampai ke ajang nasional tapi setelah itu Gasliko hilang begitu saja dan sampai sekarang sepertinya mati suri.

“Saya tidak mau banyak cerita tentang bagaimana harusnya dan kenapa ditangan RKN PSSI hancur. Intinya RKN belum paham apa dan bagaimana dunia sepak bola yang sebenarnya,”urai Jhony Dt. Rajo Mangkuto.

Itu menurut pandangan saya. Dan saya mohon maaf kalau ada kata dan pandangan saya ini yang tidak suka atau menyinggung orang lain pribadi atau golongan dan tidak terletak pada tempatnya saya mohon maaf.

“Karena ini hanyalah menurut pribadi saya sendiri, demi sepak bola Limapuluh Kota kedepannya,”jelasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Ferizal Ridwan, Minggu 31 Maret 2024, apa kiatnya sehingga cabor sepak bola di Limapuluh Kota selalu jaya dan sukses, dia menyebutkan, kiatnya kita selaku pencinta mesti konsisten, punya inovasi, dekat dengan stekholder sepak bola, dan totalitas mengurusnya, berintegritas, sebab situasi di organisasi itu hampir sama dan tak jauh bedanya maka perlu pola mengakar bukan memerintah,ujarnya padat.

Kemudian, ketika media online ini melakukan konfirmasi kepada RKN via WAnya, belum ada jawabannya, mungkin dia sibuk atau ada tugas-tugas lain yang tidak bisa ditinggalkan sejenak untuk membalas WA wartawan. (Nura)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *