BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...
WISATA  

Di Padang, Dokter Tewas Dihantam Pohon Tumbang

PADANG – Ketika hujan dan badai melanda Kota Padang, tidak saja banjir yang menghadang warganya. Beberapa pohon yang berada di jalur utama ruas jalan Kota Padang juga menjadi ancaman bagi warga.

Seperti yang terjadi di jalan Enggang Raya, Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, seorang dokter residen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil harus meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam pohon tumbang.

Peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi, Selasa pagi (10/7/2018) itu mengakibatkan korban bernama Prima (28) tewas dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di RSUP M Djamil Padang. Dokter muda ini tidak menyadari sebatang kayu jenis trembisi tumbang hingga ke badan jalan kawasan Air Tawar Barat. Korban menabrak pohon yang tumbang tersebut hingga merenggut nyawanya.

“Ya, kejadiaan sesudah shalat subuh. Lokasi tempat kejadian memang gelap, kemungkinan korban tidak mengetahui adanya pohon tumbang,” ujar Sutan hendra, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

Sutan mengatakan, pohon dengan panjang 15 meter dan diameter 50 cm itu sudah tumbang sebelum dilintasi korban. Menurutnya, pohon itu tumbang akibat hujan disertai angin kencang yang melanda kawasan Kota Padang sejak Senin malam (9/7/2018).

“Korban dibawa pihak kepolisian ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. Sedangkan kami langsung membersihkan material pohon tumbang,” ujar Sutan.

Sutan mengungkapkan, sedikitnya ada tiga kejadian pohon tumbang sepanjang Senin malam (9/7/2018). Pertama, pohon ketaping di jalan Padang-Painan. Ada juga pohon asam kandis yang menimpa rumah warga di Bungus Teluk Kabung dan terakhir pohon tumbang yang menewaskan pengendara motor.

Saat ini, kasus tewasnya dokter ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Namun pihak kepolisian belum memberikan komentar resminya.

Tata Tanur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *