BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...

Denny JA: Pemprov Sumbar Perlu Sisihkan 1 Persen APBD untuk Hidupkan Program Budaya

PADANG – Pemerintah provinsi perlu menyisihkan setidaknya 1 persen dari APBD untuk menghidupkan program-program budaya. Pemerintah pusat juga perlu mengeluarkan 1 persen dari APBN untuk tujuan yang sama, kata Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, Denny JA.

Denny JA menyatakan hal itu di acara pesta sambutan IMLF (International Minangkabau Literacy Festival) di Auditorium kantor Gubernur Sumatra Barat di Padang, Rabu malam, 22 Februari 2023.

Acara itu dihadiri ratusan peserta IMLF, termasuk delegasi asing dari Rusia, Australia, Spanyol, Banglades, Malaysia, Brunei, India, Argentina, dan lain-lain. Acara yang dihadiri Denny JA itu dimotori SATUPENA Sumatra Barat dengan koordinatornya Sastri Yunizarti Bakry.

Denny menjelaskan, jika Indonesia dan Sumatra Barat ingin maju dengan memanfaatkan kekayaan budayanya, maka bisa belajar dari contoh Korea Selatan.

Negeri ginseng itu sukses besar dengan diplomasi budayanya, seperti demam K-Pop yang sudah menjamur di mana-mana. “Popularitas grup BTS kini sudah seperti The Beatles di zamannya dulu,” ujar Denny.

Menurut Denny, ada tiga strategi Korea Selatan. Pertama, adanya keterlibatan langsung dan dukungan pemerintah dengan menjalankan diplomasi budaya. Kedua, pelibatan korporasi-korporasi besar dalam advokasi budaya. Dan ketiga, alokasi anggaran minimal 1 persen dari APBN.

“Jika budaya Korea Selatan bisa populer di dunia, budaya Indonesia pun bisa,” tegas Denny.

Denny memberi contoh kemajuan Korea Selatan lewat strategi budaya. Pada 2020, film Parasite menang Oscar sebagai film asing terbaik.

Pada 2017 dan 2018, grup BTS dinobatkan oleh Billboard Music Award sebagai Top Social Artist. BTS pun ditulis sebagai The Beatles abad ke-21 karena popularitasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *