BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Covid-19 Meningkat, Pemko Payakumbuh Larang Gelar Pesta Pernikahan

Rida Ananda

PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh meminta masyarakat untuk sementara untuk tidak menggelar pesta pernikahan. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Payakumbuh.

“Saat ini kami tidak akan mengeluarkan izin untuk menggelar pesta pernikahan. Sebenarnya tidak hanya pesta pernikahan saja, namun juga izin keramaian tidak akan kita keluarkan, ” ujar Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, Selasa (25/8/2020) yang dihubungi kompas.com melalui telepon.

Sebelumnya kata Rida, pemerintah Payakumbuh sempat memberikan izin untuk masyarakat menggelar pesta pernikahan dan menggelar keramaian, karena kasus positif Covid-19 sempat melandai

“Kami meminta masyarakat menunda dulu untuk menggelar baralek (pesta pernikahan) dan keramaian, ” ungkapnya.

Untuk mencegah penyebaran, pemerintah Payakumbuh menginstruksikan camat dan kelurahan untuk kembali mendirikan posko Covid-19.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak menerima tamu dari luar daerah dulu. Kemudian melakukan tes swab jika kembali dari daerah luar, ” paparnya.

Rida mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat diminta tetap menjaga jarak, memakai masker jika keluar rumah dan yang terpenting selalu menerapkan protokol kesehatan,” sebutnya.

Berdasarkan dari situs pemerintah Provinsi Sumatera Barat per tanggal 24 Agustus 2020 kemarin, jumlah positif Covid-19 di Payakumbuh sebanyak 42 orang dan sembuh 24 orang dan tidak ada yang meninggal.

Abil Muhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *