BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Gelar Halal Bihalal, Syafri Ario: Mari Rapatkan Barisan

Teks foto: Pengurus SMSI Luak 50 Payakumbuh - Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak Limopuluah menggelar halal bihalal pasca...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Keluarga Besar Kabua Saiyo Antusias Sambut Dr. Zulmaeta

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh-- Keluarga besar Kabua Saiyo antusias sambut calon Walikota Payakumbuh Dr. Zulmaeta ketika manfaatkan momen idulfitri 1445 H GOR...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

YB Dt. Parmato Alam, Jambangi Bara Cafe Bandarawang

Payakumbuhpos.id | Payakumbuh---Ketua DPRD kota Payakumbuh periode 2014-2019 Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, jambangi Bara Cafe Bandarawang milik Fajri di kelurahan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR PAYAKUMBUH TOKOH

Warga Koto nan Gadang Payakumbuh Utara Berhalal Bihalal Bersama Perantau

Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Halal bihalal biasanya diselenggarakan di rumah atau tempat yang besar, dengan tujuan untuk saling bersilaturahmi khususnya pada saat usai...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR WISATA

Polres dan Disparpora Limapuluh Kota Bangun Hospitality Kepariwisataan

Payakumbuhpos.id|Limapuluh Kota---Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran terus ciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di...

Covid-19 Meningkat, Pemko Payakumbuh Larang Gelar Pesta Pernikahan

Rida Ananda

PAYAKUMBUH – Pemerintah Kota Payakumbuh meminta masyarakat untuk sementara untuk tidak menggelar pesta pernikahan. Hal ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Payakumbuh.

“Saat ini kami tidak akan mengeluarkan izin untuk menggelar pesta pernikahan. Sebenarnya tidak hanya pesta pernikahan saja, namun juga izin keramaian tidak akan kita keluarkan, ” ujar Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda, Selasa (25/8/2020) yang dihubungi kompas.com melalui telepon.

Sebelumnya kata Rida, pemerintah Payakumbuh sempat memberikan izin untuk masyarakat menggelar pesta pernikahan dan menggelar keramaian, karena kasus positif Covid-19 sempat melandai

“Kami meminta masyarakat menunda dulu untuk menggelar baralek (pesta pernikahan) dan keramaian, ” ungkapnya.

Untuk mencegah penyebaran, pemerintah Payakumbuh menginstruksikan camat dan kelurahan untuk kembali mendirikan posko Covid-19.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak menerima tamu dari luar daerah dulu. Kemudian melakukan tes swab jika kembali dari daerah luar, ” paparnya.

Rida mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat diminta tetap menjaga jarak, memakai masker jika keluar rumah dan yang terpenting selalu menerapkan protokol kesehatan,” sebutnya.

Berdasarkan dari situs pemerintah Provinsi Sumatera Barat per tanggal 24 Agustus 2020 kemarin, jumlah positif Covid-19 di Payakumbuh sebanyak 42 orang dan sembuh 24 orang dan tidak ada yang meninggal.

Abil Muhari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *