BERITA UTAMA

Elang Zanura Harumkan Nama SMPN 1 Kecamatan Situjuh Limo Nagari di Tingkat Nasional

Teks foto: Elang Zanura- Siswa kelas 9 SMPN 1 kecamatan Situjuh Limo Nagari.       Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota---Raih...
BERITA UTAMA

Wulan Denura Ajak Warga Payakumbuh Melihat Sejarah Nenek Moyang Kita, Dulu Seperti Apa?

Payakumbuhpos.id | Limapuluh Kota--- Pameran Festival Maek, kecamatan Bukik Barisan, kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, dibuka langsung ketua DPRD Sumatera...
BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...
WISATA  

Cerita Andre Rosiade Disoraki Pendukung Jokowi Saat Kampanye di Sumbar

DHARMASRAYA, payakumbuhpos.com – Politikus Gerindra sekaligus juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade disoraki pendukung Jokowi saat kampanye di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Ia mengatakan, sekelompok orang berpakaian Jokowi-Ma’ruf menyorakinya yang sedang berkampanye di sebuah pasar. Padahal, kata dia, di tiga pasar lainnya tak ada kejadian serupa.

“Saya mengunjungi empat pasar. Di tiga pasar yakni Pasar Senggol Koto Agung Sitiung, Pasar Koto Baru, dan Pasar Pulau Punjung, sambutannya positif. Banyak masyarakat yang mengelukan Pak Prabowo,” kata Andre kepada kumparan, Minggu (24/3).

Andre menambahkan, ketika ia mengunjungi Pasar Sungai Rumbai. Andre disoraki puluhan pendukung Jokowi Amin. Andre menuding, mereka diminta oleh Bupati Dharmasraya yang merupakan kader PDIP, Sutan Riska.

“Mereka berteriak-teriak dan mencoba mengusir saya. Serta mengintimidasi masyarakat dan pedagang pasar untuk memilih Jokowi,” tutur dia.

Andre mengaku tenang menanggapi hal tersebut. Ia menyebut, pihak kepolisian dan Bawaslu menyatakan bahwa, pendukung Jokowi ini tidak mengantungi Izin untuk melakukan hal itu.

“Perilaku kubu Jokowi dan Sutan Riska ini sangat menyedihkan. Ini bukan budaya Minangkabau. Orang Minang tidak pernah melakukan budaya politik preman ini,” tutup dia.

Sumber: kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *