BERITA UTAMA

Dorongan Penyegaran di Golkar Payakumbuh Menguat, Wirman Putra Dinilai Paling Siap Pimpin DPD II

Wirman Putra Datuak Rajo Mantiko Alam Ketua DPRD Payakumbuh (ist) PAYAKUMBUH — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh,...
BERITA UTAMA

Sejarah Baru, Payakumbuh di Bawah Wako Zulmaeta Sukses Gelar Indonesia’s Horse Racing Cup II.

Payakumbuh—PAYAKUMBUHPOS, Sejarah baru tercipta di dunia pacu kuda Indonesia. Untuk pertama kalinya, Indonesia's Horse Racing Cup yang selama ini hanya...
BERITA UTAMA

Rezka Oktoberia Meski Tak Lagi di DPR RI, hadirkan 26 Titik Irigasi P3TGAI di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

LIMA PULUH KOTA — Meski tidak lagi menjabat sebagai anggota DPR RI, kepedulian Rezka Oktoberia terhadap masyarakat tidak pernah pudar....
BERITA UTAMA

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta Resmi Menutup Kejuaraan Tenis Meja 2025.

PAYAKUMBUH — Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota Payakumbuh 2025 resmi berakhir, Minggu (10/8), di GOR Nan Ompek, Tanjung Pauh....
BERITA UTAMA

Marta Emmelia Bongkar Dugaan Pemalsuan Saham oleh Suami, Polisi Anggap Urusan Pribadi.

Pekanbaru — Laporan dugaan pemalsuan tanda tangan yang melibatkan nama seorang notaris dan seorang suami, berakhir di meja penyidik dengan...

Bripka Frans Ramel Sosok Inovasi “ Lahirkan Magot Sebagai Pakan Ternak”

Payakumbuh—Memiliki segudang Inovasi , Sosok Bripka Frans Ramel salah seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsekta Payakumbuh . Terus bebrbuat ditengah masyarakat. Melalui keinginan untuk menolong sesama lahirlah sebuah inovasi Multiplier Efect, yakni Magot pakan ternak khususnya untuk pembudidayaan Ikan.

Bripka Frans Ramel memaparkan, bahwa awal dibuatnya program Binmas Pioner budidaya magot ini pada awal bulan juli 2019. Semua itu karena banyaknya warga yang mengeluh tentang besarnya biaya pakan pabrikan untuk beternak ayam,itik dan ikan.

“ Dengan bermodalnya belajar dari you tube, mencoba membangun sebuah program Binmas Pioner . Budidaya Magot merupakan pakan alternatif ternak yang berprotein tinggi yaitu 40-60%. Magot ini juga bermanfaat dalam pengolahan sampah rumah tangga dan sampah organik. Atas dasar itulah Bhabinkamtibmas Bripka Frans Ramel mencoba merintis program ini dengan dua orang warga binaannya yang kebetulan juga warga kurang mampu dari segi ekonomi. Selain bisa membantu perekonamian warga, Program ini juga bisa menjadikan lingkungan bersih dari limbah rumah tangga dan sampah sampah organik,” ujar Bripka Fran Ramel.

Semula banyak masyarakat kurang percaya dengan penemuan ini.namun setelah melihat hasil nya dari satu kali priode panen itik pedaging yang di budidayakan,warga mulai merasakan dan yakin akan program ini.sudah banyak warga yang datang dan ingin belajar dengannya. Begitu disaat Lomba Kelurahan Berprestasi tingkat Kota Payakumbuh. Program binmas Pioner oleh Bhabinkamtibmas ini di jadikan oleh Lurah sebagai inovasi kelurahan. Saat penilaian Lapangan yang di Ketuai oleh ketua PKK kota Payakumbuh,team penilai sangat pengapresiasi budi daya magot ini. Istri Walikota Payakumbuh itu mengucapkan terima kasih kepada Bhabinktm sudah memberikan ilmu pengolahan sampah menjadi pakan alternatif ternak.dan Ibu Ketua PKK kota Payakumbuh itu berkeinginan untuk menjadikan magot sebagai ikon dari Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.
Selain mengembangkan budidaya magot Frans juga membuat program Titip Tetas.

“Disamping mengembangkan budidaya magot untuk pakan alternatif ternak dan pengolahan sampah organik. Atas saran dan sumbangsih dari pak Kapolres Payakumbuh, Frans juga membuat sebuah program “ titip tetas” yang mana program itu adalah sebuah program untuk membantu masyarakat yang ingin menetaskan telur dan bisa di titip secara gratis di mesin penetasan telur , “ terang Frans.

Bripka Frans Ramel yang lahir di Padang 27 April 1984 merupakan salah seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsekta Payakumbuh. Saat ini ia bertugas di Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori Kota Payakumbuh dibawah kepemimpinan Kapolsek Payakumbuh AKP . Julianson,SH,MH. ( Benpi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *