BERITA UTAMA

Perjuangkan Pemekaran Nagari, Rezka Oktoberia: 71 Miliar untuk Pasaman Barat

LUBUK SIKAPING - Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Mei 2022 lalu Kementerian Dalam Negeri secara resmi meluncurkan kode wilayah bagi 59...
BERITA UTAMA

Ketua DPW Lapas IIA Bukittinggi Ny.Sri Astuti Marten Pimpin Momen Tabur Bunga di TMP Payakumbuh

PAYAKUMBUH - Paguyuban Ibu-ibu Pemasyarakatan (Pipas) Sumatra Barat (Sumbar) yang tergabung dalam beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) melakukan ziarah dan...
BERITA UTAMA

SMSI Luak 50 Dan SMSI Pekanbaru Bertemu, Silaturahmi Tanpa Batas

Pekan Baru --- Kedatangan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Luak 50 (Payakumbuh-Limapuluh Kota) ke Bumi Lancang Kuning disambut hangat...
BERITA UTAMA

PAC Pemuda Pancasila Pasar Minggu Berbagi Bingkisan Paket Sembako dan Pengamanan Natal 2022 di Gereja

JAKARTA - Beragam cara umat Kristen (Katolik dan Protestan) merayakan hari Raya Natal yang diperingati setiap tahun di setiap tanggal...
BERITA UTAMA

SLE Peduli, Berikan Bantuan Sembako dan Ikut Mengamankan Natal 2022

JAKARTA - Yayasan Sentosa Laju Energy (SLE) menggandeng Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) dan Lembaga Perekonomian Nahdahtul Ulama (LPNU) Jakarta...

BPS Kota Payakumbuh Mantapkan Census Night Pedataan Awal Regsosek 2022 Di Kota Payakumbuh

  • Bagikan

Payakumbuh — Dalam upaya melaksanakan Census Night Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), BPS Kota Payakumbuh melakukan pendataan terhadap penduduk yang tidak memiliki tempat tinggal tetap seperti tuna wisma yang mengarah pada anak-anak jalanan dan anak terlantar serta ODGJ, yang ada di Kota Payakumbuh Sabtu(29/10).

Kegiatan yang di lakukan tengah malam sampai hari minggu(30/10) dini hari ini di awali diskusi yang di pimpin oleh Kepala BPS Payakumbuh Desi Febriyanti di laksanakan di Aula Kantor BPS Kota Payakumbuh yang di dukung oleh beberapa instansi seperti, Bappeda, Dinas Sosial, Pol-PP, Koramil, Polsekta dan Diskominfo Kota Payakumbuh.

Teknis di lapangan akan dibagi menjadi dua tim yang dimulai pada jam 23.00 WIB sampai selesai dan menyisir beberapa tempat yang sudah di tentukan pada saat rapat koordinasi Kamis (27/10) kamaren, seperti Wilayah Pasar Payakumbuh, Sekitaran Batang agam, Terminal Koto Nan IV, Pasar Tradisional Ibuh dan tempat-tempat lain yang dirasa menjadi tempat tidurnya.

Fakta di lapangan yang di lihat media yang ikut pada saat anak-anak jalanan dan anak-anak terlantar ini di datangi petugas census, mereka merasa cemas karna takut di razia dan sulit untuk di mintai informasi. Namun setelah di dekati sesuai SOP dan juga secara personal mereka sangat kooperatif sehingga data bisa di dapatkan.

Kepala BPS Kota Payakumbuh mengharapkan dengan pendataan ini nantinya seluruh masyarakat Kota Payakumbuh terdata.

“Harapan kami dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan ini semoga masyarakat Kota Payakumbuh terdata keseluruhannya karna tujuan kami cakupannya 100 persen” Harap Desi. (Benpi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.