BERITA UTAMA

Ini Gugatan GPMania2024 ke PTUN Jakarta, Batalkan Pencapresan Prabowo-Gibran

Sunggul Hamonangan Sirait, SH, MH Payakumbuhpos.id -- Relawan Capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD, GP Mania 2024 Reborn meminta...
BERITA UTAMA

Bakor Paliko Pulang Kampuang, Gelar Sunatan Massal dan Bakti Sosial

PAYAKUMBUH - Perantau Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Payakumbuh-Limapuluh Kota (Bakor Paliko) Indonesia, Malaysia, dan Australia pulang...
BERITA UTAMA

Perjalanan Study Komparatif Wartawan Luak 50 Ke Kota Bertuah

Pekan Baru-- Keberangkatan rombongan wartawan Luak 50 Ke Kota Pekan Baru (Riau) merupakan agenda Study Komparatif yang dilaksanakan oleh Dinas...
BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...

Biro SDM Polda Sulut Diserang Berita Hoaks, Kombes Octo : Demi Allah Itu Tidak Benar

Kepala Biro SDM Polda Sulut Kombes Polisi Octo Budhi Prasetyo. (Ist)

Manado – Kepala Biro SDM Polda Sulut Kombes Polisi Octo Budhi Prasetyo bantah isu setoran puluhan juta yang harus dibayarkan oleh sejumlah oknum Kapolsek di Sulut.

“Demi Allah itu tidak ada, karena kita bekerja amanah untuk kepentingan personil itu sendiri. Dosa bagi saya jika menerima uang seperti itu,” tegasnya.

Dirinya menjelaskan, untuk personil Polri tidak perlu ada urus mengurus soal kenaikan pangkat karena sudah ada di data base baik di Polres Atau di Polda soal hal tersebut.

Dia juga mengatakan, terkait hal demikian semua sudah ditentukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulut.

“Apa bila yang bersangkutan tidak bermasalah, kami wajib mengusulkan ke Mabes untuk naik pangkat. Tetapi jika ada permasalahan berarti kami pending sampai perkaranya selesai,” bebernya.

Octo juga menjelaskan, begitu pun usulan terkait dengan jabatan, Polda hanya mendapatkan rekomendasi dari Polres kemudian di akomodir dan dilakukan sidang.

“Disitulah ditentukan apakah yang bersangkutan layak atau tidak untuk naik

Sehingga tidak ada lagi personil yang memiliki konotasi semuanya serba uang karena menurutnya, selama 1 tahun bertugas di Polda Sulut tidak pernah ada seorang pun personil Bintara dan Perwira yang datang ke dirinya untuk meminta bantuan.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat maupun personil Polri untuk bijak dalam menggunakan Media Sosial karena ini di monitor oleh masyarakat.

Dikutip dari Tribun Manado, menurutnya, sebuah instansi memiliki sebuah wadah untuk menangani hal-hal demikian sehingga bisa diselesaikan dengan baik.

“Kalau itu benar tidak masalah tetapi kalau tidak kasihan sebuah citra instansi termasuk nama baik seseorang.”

“Saya berharap agar akun-akun penyebar hoaks di media sosial ini ditindak sehingga dapat memberikan efek jera.” ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *