BERITA UTAMA

Bawaslu Kota Bukittinggi Melantik 129 Anggota PTPS Se-Kecamatan Guguk Panjang

Bukittinggi, Payakumbuhpos.id,-- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bukittinggi melaksanakan pelantikan dan pembekalan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se-Kecamatan Guguak Panjang,...
BERITA UTAMA

Bantai Minang Sejagat 3-0, ISSB Payakumbuh Raih Juara I di Turnamen Pospa Cup II

Payakumbuhpos.id| Payakumbuh---Diawali dengan membantai Minang Sejagat 3-0, akhirnya ISSB Payakumbuh keluar sebagai juara I U-14 setelah mengalahkan Victory 4-3 dalam...
BERITA UTAMA

Wulan Denura : Anggota Paskibraka Pondasi dalam Mencapai Cita-cita Kedepan

Teks foto: Wakil ketua DPRD kota Payakumbuh, Wulan Denura, S.ST.     Payakumbuhpos.id|Payakumbuh--- Tiap tahun, tepatnya pada tanggal 17 Agustus,...
BERITA UTAMA

Luar Biasa, Winda Lorita Bawa Buah Tangan Untuk Membakar Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh di LSI

Teks foto; Mangagetkan---Semangat Tim Kota Biru Payakumbuh dibakar Winda Lorita di stadion Danu Setiawan, Kamis 27 Juni 2024.    ...
BERITA UTAMA

Dengan Semangat Menyala, Kota Biru Payakumbuh di LSI Tingkat Nasional Diyakini Lolos ke Babak Berikutnya

Teks foto: Salah seorang pemain Kota Biru Payakumbuh Habibi mencoba mengiring bola ke gawang tim Ocehan Stars Banten, namun gagal...

Biaya Pilgub Tinggi, Riza Falepi Mengaku Siap Berkat Dukungan Sesama Alumni ITB

Payakumbuh -Dalam sesi temu ramah dengan insan pers di Kota Padang, sebagai ibu kota provinsi Sumatera Barat, Walikota Payakumbuh Riza Falepi tak menampik adanya kemungkinan politik berbiaya tinggi yang akan dihadapi para kandidat calon gubernur. Meski demikian, Riza mengaku siap untuk mengikuti kontestasi.

“Tak bisa dipungkiri bahwa biaya ikut pilkada apalagi Pilgub itu tinggi, makanya saya bilang jadi kepala daerah saat ini irrasional jika disandarkan kepada hitung-hitungan materi, berapa lah gaji kepala daerah,” ujar Riza menanggapi pertanyaan wartawan saat jumpa pers, Kamis (12/12).

Makanya, Riza menegaskan para kandidat yang ingin maju, harus betul betul ikhlas berbuat untuk membangun kampung halaman. Kandidat juga mesti memiliki dukungan sosial yang kuat, agar tingginya “ongkos” mengikuti kompetisi bisa tereduksi karena tingginya swadaya dari para pendukung dan simpatisan.

“Seberapa besar modal sosial yang dimiliki serta diikuti oleh tingginya dukungan para tokoh dan juga masyarakat terhadap kandidat, akan meminimalisir beban biaya tinggi dalam pilkada tersebut,” ujar Riza.

Terkait hal itu Riza mengaku optimis dan telah mengantongi bentuk dukungan demikian. Dikatakan, teman-teman sesama alumni ITB yang banyak berkiprah dipentas nasional dna internasional siap mendukung jika dirinya jadi maju pada Pilgub Sumbar mendatang.

“Alhamdulillah banyak teman-teman alumni ITB khususnya yang berlatar belakang pengusaha di pulau Jawa turut mendukung saya maju di Pilgub Sumbar. Mereka siap membantu saya baik moril maupun materil. Prinsipnya alumni mendukung,” ujar Riza.

Meski demikian, Riza mengaku dukungan bersifat personal dan bukan kelembagaan alumni ITB.

“Secara kelembagaan tentu tidak elok, tetapi sebagian rekan-rekan pengurus alumni ITB mendukung, mungkin karena saya juga pernah menjadi pengurus Alumni era Pak Hatta Rajasa dan terakhir ikut berkontestaso dalam pemilihan ketua alumni, meski hanya meraih posisi kedua,” terang Riza.

Ditanya berapa besaran finansial yang disiapkannya jika betul jadi maju pada Pilgub Sumbar 2020 mendatang, riza menjawab diplomatis.

“Pokoknya siaplah untuk berkompetisi, tapi tentu akan diungkapkan setelah penetapan calon,” pungkasnya. (Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *