BERITA UTAMA

Selain Tokoh Nasional HDI Sangat Peduli Terhadap Mahasiswa Luak Limopuluah Yang Berada di Pulau Jawa

Bogor--- Herman Darnel Ibrahim (HDI) selain tokoh nasional juga memiliki sebuah kepedulian terhadap para mahasiswa yang berasal.darii lLuak 50 yang...
BERITA UTAMA

Projo Ganjar Laporkan Budi Arie Setiadi ke Ketua Ombudsman Republik Indonesia

JAKARTA - Projo Ganjar yang diketuai oleh Nora Haposan Situmorang S.H.,Melaporkan Budi Arie Setiadi yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika...
BERITA UTAMA

Hindari Sengketa Tanah Ulayat, Rezka Oktoberia Apresiasi Mentri ATR/BPN

Limapuluh Kota - Rezka Okberia Anggota DPR RI dari Komisi yang juga bermitra dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang /...
BERITA UTAMA

Baru Beberapa Hari Dipimpin Jasman , Pemko Payakumbuh Raih Prestasi TP2DD

Payakumbuh—Upaya digitalisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menoreh prestasi. Kali ini, Payakumbuh dinobatkan sebagai Tim Percepatan dan Perluasan...
BERITA UTAMA KABAR SUMBAR

Tuo Balai Nagari Koto Nan Ampek Ucapkan Selamat Buat PJ Walikota Payakumbuh Jasman Rizal

Padang--- Hadir saat acara pelantikan Pj Walikota Payakumbuh Jasman Rizal di Auditorium Gubernur Sumbar, Jumat (29/9/2023). Tuo Balai salah seorang...

Berkunjung Dangau Gadang Resto Bumdes Kumbayau Maju Bersama: Menawarkan Ide Kreatif dari Kearifan Lokal

Sawahlunto–Merancang ide kreatif. Mencari terobosan dan inovasi. Direncanakan terstruktur, dieksekusi dengan pengawalan yang ketat. Semua potensi digerakkan. Cara bergerak itu, menjadi acuan di Bumdes Kumbayau Maju Bersama (KMB) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

“Langkahnya sudah benar. Sudah mendapatkan celah usaha. Tinggal bagaimana bisa dimaksimalkan dan diefektifkan,” kata Ketua Forum Bumdes Indonesia H. Febby Datuk Bangso memberikan apresiasi sembari menyebutkan, ide kreatif dari kearifan lokal merupakan potensi terbesar dalam pengembangan wisata di berbagai daerah.
Bumdes berpredikat terbaik Nasional ini mengelola sejumlah usaha.

Wisata Desa merupakan salah satu unit usaha yang dimiliki. Dikembangkan di lahan seluas 2000 meter persegi yang telah menjadi aset Bumdes sejak 2018. Lahan yang dimiliki tersebut “disulap” menjadi tempat wisata kuliner, nuansa keluarga khas alam berdesa.

Direktur Bumdes KMB Ferdian Datuk Dinagari menjelaskan, konsep untuk Wisata Desa Dangau Gadang ini sudah ada sejak awal 2018. “Kita akan membangun restoran dikelilingi tempat-tempat duduk seperti dipinggir sawah. Pengunjung bisa benar-benar menimati makan atau santai di area pedesaan,” jelasnya.
Pemandangan yang ditawarkan di Dangau Gadang ini sangat menjanjikan. Suasana yang nyaman di bawah rindangnya pohon yang berada di sekeliling dangau menjadi daya tarik tersendiri untuk pengunjung mengambil foto. Banyak spot foto menarik.

Ferdian Datuak Dinagari yang juga merupakan Founder Sekolah Bumdes Indonesia (SBI) ini menambahkan, konsep dasar Dangau Gadang Resto merupakan Wisata Kuliner yang nanti akan disupport oleh produk-produk lokal Desa. Disamping juga akan menyediakan dan menjual makanan minuman khas yang diproduksi oleh masyarakat Desa Kumbayau.

“Dasarnya kearifan lokal Desa Kumbayau, tentu yang dijual produk khas desa. Ada sambal lado jariang batokok atau sambal lado umpuak. Juga ada minuman spesial, Teh Telor Kangen Mama kesukaan Sekretasi Desa Ponggok, Bapak Yanni Setiadiningrat,” kata Datuak Ferdi.

Disamping resto dengan suasana alam yang menawan, saat ini Datuak Ferdian dengan Bumdes Kumbayau juga sedang mempersiapkan arena permainan tradisional bernama Upie Luncur, sejenis permainan perosotan.

“Namanya “Upie Luncur”, perosotan tradisional menggunakan pelapah pinang. Kalau yang ada diwaterboom dan arena permainan umumnyakan memakai balon. Kalau kita di Desa perosotannya dari pelapah Pinang,” jelasnya. (Ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *